Mobil Listrik Bebas PPnBM, Bagaimana Nasib Mobil LCGC?

Soal mobil listrik, pemerintah siap memberikan insiatif fiskal berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 0 persen.

Mobil Listrik Bebas PPnBM, Bagaimana Nasib Mobil LCGC?
Otomania
Tampak belakang MPV baru Toyota, Calya, untuk mengisi kelas LCGC. 

Sejak 2014, mobil murah diberikan insentif bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atau 0 persen.

Tujuannya yakni untuk mendorong industri mobil murah yang diklaim ramah lingkungan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Soal mobil listrik, pemerintah siap memberikan insiatif fiskal berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 0 persen.

Namun akan ada yang ditumbalkan saat kebijakan itu ditetapkan.

Pembebasan PPnBM mobil murah atau low cost and green car ( LCGC) kemungkian akan dicabut.

Berikut Aturan Baru Pajak Beasiswa Disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak

"Itulah bagian dari diskusi kami, kalau memang batas (skema baru PPnBM) itu dari cc dan emisi, maka LCGC kemudian menjadi kena tarif (PPnBM)," ujar Direktur Peraturan Perpajakan I Ditjen Pajak, Arif Yanuar, Rabu (31/7/2019).

Sejak 2014, mobil murah diberikan insentif bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atau 0 persen.

Tujuannya yakni untuk mendorong industri mobil murah yang diklaim ramah lingkungan.

Apakah Daerah Anda Termasuk Wilayah Berpotensi Tsunami?

Insentif itu disambut para pabrikan mobil untuk berlomba-lomba membuat LCGC.

Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Nissan lewat merek Datsun sudah terjun memproduksi LCGC.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved