Meluncurkan Rudal, Korea Utara Beri Peringatan ke Amerika Serikat dan Korea Selatan

Peluncuran roket terbaru tersebut dimaksudkan untuk memberi tekanan pada Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Meluncurkan Rudal, Korea Utara Beri Peringatan ke Amerika Serikat dan Korea Selatan
thinkstockphotos
Ilustrasi. Peluncuran roket terbaru tersebut dimaksudkan untuk memberi tekanan pada Korea Selatan dan Amerika Serikat. 

Peluncuran rudal pertama itu dilakukan pasca Kim dan Trump bertemu pada 30 Juni dan setuju untuk menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi yang macet.

Sementara, peluncuran roket terbaru tersebut dimaksudkan untuk memberi tekanan pada Korea Selatan dan Amerika Serikat.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Korea Utara kembali melakukan peluncuran rudal.

Akan tetapi peluncuran rudal itu bagi Korea Utara tidak melanggar janji yang dibuat oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun, seorang pejabat senior di negeri Paman Sam mengatakan akibat kejadian itu upaya untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi masih diragukan.

Sedang Koordinasi Pembongkaran Bangunan Liar di Bantaran Kali Bahagia

Media pemerintah Korea Utara melaporkan, Kim mengawasi uji coba penembakan pertama dari "sistem peluncuran roket berganda kaliber besar jenis baru" pada hari Rabu.

Enam enam hari sebelumnya, Korut juga dua rudal balistik jarak pendek yang serupa.

Peluncuran rudal pertama itu dilakukan pasca Kim dan Trump bertemu pada 30 Juni dan setuju untuk menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi yang macet.

Camat Matraman Mengaku Tak Pernah Mematok Besaran Sumbangan Kurban Bagi Pelaku Usaha

Sementara, peluncuran roket terbaru tersebut dimaksudkan untuk memberi tekanan pada Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Di mana kedua negara itu akan melakuan latihan militer bersama dan peluncuran roket ini untuk untuk menghentikan latihan militer itu.

“Penembakan rudal ini tidak melanggar janji yang dibuat Kim Jong Un kepada presiden tentang rudal balistik jarak antarbenua,” kata penasihat keamanan nasional AS John Bolton dalam sebuah wawancara dengan Fox Business News seperti dilansir Kontan.

Lampaui Nasional, Pertumbuhan Ekonomi Bekasi Disokong Empat PSN

Sementara, badan intelijen Korea Selatan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa tes rudal Korea Utara akan di dilakukan lagi pada Agustus.

Profesor Institut Teknologi Massachusetts, Vipin Narang, mengatakan, tes rudal itu adalah bagian dari pendekatan pemimpin Korea Utara terhadap diplomasi.

"Dia mengatakan akan membutuhkan lebih dari sekedar operasi foto untuk membuat segalanya bergerak," katanya.

Banyak Permintaan Daging Kurban dan Tak Ada Dana, Camat Ingin Pelaku Usaha Bantu Berbagi

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Korea Utara dikabarkan masih akan menambakkan rudal lagi pada bulan Agustus ini

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved