Kabar Tokoh
Ahok Bersyukur Pernah di Rutan Brimob: Saya Lebih Ngetop di Sini, Orang yang Penjarakan Nyesel Deh
Jika waktu bisa diputar lagi, Ahok tak mau jadi Gubernur DKI Jakarta. Dia lebih senang mendekam di rutan Mako Brimob
Setelah nama diputuskan, barulah kepala adat menunggu petunjuk lewat mimpi soal nama apa yang cocok.
• Dulu Gebrak Meja Sampai 30 Kali, Begini Kesaksian Ahokers Soal Ahok Kini
"Gelar bukan sembarang kita kasih, kita minta perintah dari leluhur kita harus bagaimana, apa nama yang cocok. Dan itu nama kehormatan warga Dayak," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, ada 5 tokoh nasional yang sempat diberi gelar warga kehormatan.
Termasuk KH Ma'aruf Amin, pasangan capres Jokowi saat berkampanye di Samarinda beberapa waktu lalu.
Ia diberi nama Dayak Pui Pamboq Bioq Puyan.
Artinya, tokoh guru bangsa sebagai tokoh bangsa yang bijak dalam mempersatukan bangsa dan negara.
"Asal dia mau peduli, buat kita dipertimbangkan," kata Edy soal kriteria orang yang diberi gelar kehormatan warga Dayak Kaltim.
BTP merasa senang diberi kehormatan menjadi bagian keluarga besar etnis Dayak.
"Saya senang, saya merasa terhormat diberi nama kehormatan dari suku Dayak," ucapnya. (Nalendro Priambodo)
Sebagian artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ahok Ditanya Polisi Pilih Jadi Gubernur atau Dipenjara, BTP Menjawab : yang Kurung Saya Nyesel