Minggu, 19 April 2026

Truk Besar Dilarang Keras Lewat Jalan Kalimalang, Ini Alasan Dishub Bekasi

Dinas Perhubungan Bekasi terus menghadang truk-truk besar yang melintas di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam |
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan sosialisasi pelarangan truk bertonase delapan ton melintasi Jalan Kalimalang. 

Dinas Perhubungan Kota Bekasi terus gencar melakukan upaya penghadangan truk-truk besar untuk tidak melintasi Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi.

Pasalnya, keberadaan truk besar yang melintasi Jalan Kalimalang menjadi faktor utama seringnya jalan tersebut mengalami kerusakan.

Apalagi disaat ada pembangunan proyek strategis nasional seperti LRT, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Tol Jakarta-Cikampek elevated membuat jalan tol arah ke Cikampek macet parah.

TERBANYAK Masalahnya dari 9 Jalur Mudik, Jalan Kalimalang Bekasi Rusak Abadi dan Tidak Pernah Beres

Itu yang menjadi alasan tuk-truk besar dari Tanjung Priok sengaja keluar tol JORR melewati Jalan Kalimalang.

Sebelumnya Dishub melakukan upaya dengan memasang rambu larangan truk bermuatan 8 ton lebih dilarang melintas Kalimalang dan ditempat petugas di lokasi itu.

Akan tetapi cara itu dinilai tak cukup efektif dikarenakan masih banyak truk besar yang melewati Jalan Kalimalang.

Ini Alasan Pemkot Bekasi Baru Bisa Perbaiki Jalan Kalimalang Depan MM Besok

Kini Dishub Kota Bekasi bakal segera memasang portal di lokasi itu untuk menghadang truk masuk ke Jalan Kalimalang.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, mengatakan pemasangan portal segera dilakukan paling lama dua pekan kedepan.

Dipasangnya portal otomatis menghadang truk truk besar lewat itu selama 24 jam.

"Akhir tahun lalu kita tempatkan petugas jaga truk besar agar tidak lewat Kalimalang. Tapi kan petugas kami bekerja dibatasi waktu, sedangkan kendaraan barang tengah malam. Jadi masih tetap banyak yang lewat saat petugas kami engga ada," kata kepada Wartakota, Jumat (12/7/2019).

Hadirnya portal itu menghindari kecolongan sejumlah truk besar yang melewati Kalimalang.

Jalan Kalimalang Rusak Seperti Kolam, Kata Wakil Wali Kota Bekasi Lima Hari Lagi Dibeton

"Kalau sudah pasang portal ketinggian, mau tidak mau 24 jam engga perlu kita jaga, sudah pasti akan terhalang. Dulu kan kami lagi istrirahat siang lolos, kami juga kan kerja cuman sampai pukul 21.00 WIB," ungkapnya.

Dilarang truk besar melintasi Jalan Kalimalang bukan tanpa sebab, pelarangan truk itu dikarenakan kualiatas jalan tersebut bukan dikhususkan kendaraan besar atau bertonase lebih 8 ton. Sehingga jika dilintasi jalan itu mudah rusak.

"Jalan rusak mulu, diperbaiki rusak lagi rusak lagi. Karena memang engga kuat untuk truk besar. Kondisinya sekarang saja sudah rusak parah," katanya.

Selain itu juga, keberadaan truk besar yang melintasi jalan Kalimalang dikhawatirkan membuat sipon atau Pipa PDAM dibawa jalan itu akan rusak.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved