Ini Daftar 17 Rumah Sakit di Tangsel yang Sudah Bekerja Sama Program Pengolahan Darah Gratis

Ini Daftar 17 Rumah Sakit di Tangsel yang Bekerja Sama Program Pengolahan Darah Gratis. Tangsel Siapkan Dana Rp 2,2 Miliar. Proses Pengolahan Darah

Penulis: Zaki Ari Setiawan |
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengunjungi RSUD Tangsel, Kamis (28/6/2018). 

Proses pengolahan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) begitu sulit dan memerlukan banyak waktu.

Umumnya darah pendonor baru siap diberikan kepada seseorang itu butuh waktu sekitar 5 jam.

Proses pengolahan darah membutuhkan waktu untuk tahap pemisahaan darah, pemeriksaan laboratorium, hingga karantina darah.

1. Darah dipisahkan berdasar golongannya

Darah yang didonorkan menjalani proses penyaringan kembali sebelum nantinya diberikan pada pasien yang membutuhkan.

Saat pengambilan darah, darah akan dikelompokkan berdasarkan golongan dan rhesusnya.

Secara umum, golongan darah dibedakan dengan A, B, AB, atau O serta dua jenis Rhesus positif (Rh+), dan Rhesus negatif (Rh-).

Setiap kantong darah juga diberi kode.

2. Pemisahan darah

Semua darah ini masuk laboratorium komponen darah. Di tempat inilah, tiap-tiap darah dipisahkan menjadi trombosit, sel darah merah, plasma, frozen plasma, serta antihemofili.

Proses pemisahan darah, biasanya PMI menggunakan dua cara yaitu memakai alat otomatis dan manual. Untuk yang otomatis, saat proses pemisahan darah dengan plasma tak perlu ditunggu sedangkan yang manual harus ditunggu.

3. Pelabelan

Setelah pemisahan darah selesai, semua kantung darah akan diberi label khusus menggunakan barcode melalui sistem komputerisasi.

4. Karantina

Sebelumnya, saat pengambilan darah dari pendonor, selain darah dimasukkan ke kantung darah, sebagian kecil darah dimasukkan ke dalam tabung kecil untuk sampel pemeriksaan penyakit.

Kantung darah akan diolah di laboratorium komponen darah. Sedangkan sampel darah akan masuk uji saring terhadap (Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD).

Sambil menunggu hasil uji IMLTD, semua kantung darah yang telah dilabeli akan masuk karantina.

Karantina darah ini merupakan penyimpanan darah di ruang dingin khusus untuk menjamin darah tetap baik.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved