Aksi Terorisme
TERBARU Densus 88 Bekuk Pemimpin Jamaah Islamiah dan 4 Kaki Tangannya
Densus 88 Antiteror membekuk amir atau pemimpin Jamaah Islamiah (JI) yakni Para Wijayanto (PW) alias Aji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arif,
Penulis: Budi Sam Law Malau |
SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Pasukan Densus 88 Antiteror membekuk amir atau pemimpin Jamaah Islamiah (JI) yakni Para Wijayanto (PW) alias Aji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arif, yang buron sejak 2003 lalu.
PW dibekuk di Hotel Adaya di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, Sabtu (29/6/2019) lalu.
Bersama PW turut ditangkap pula MY, yang merupakan istri PW serta BS yang juga merangkap sebagai driver mereka.
Dari penangkapan tiga orang itu, Densus 88 melakukan pengembangan dan membekuk dua orang lainnya, Minggu (30/6/2019).
Yakni A yang ditangkap di perumahan Griya Syariah, Medan Satria, Kebalen, Bekasi, dan BC alias Khaidar alias Deni alias Gani yang ditangkap di Ponorogo, Jawa Timur.
A dan BC adalah orang kepercayaan PW.
Karo Penmas Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan PW telah dicari sejak 2003 lalu, karena terlibat dalam banyak kasus teror di masa lalu.
Ia juga diketahui berinteraksi dengan para pelaku Bom Bali 2002, mulai dari Umar Patek hingga Noordin M Top.
PW dan jaringan JI nya kata Dedi saat ini tengah dalam persiapan untuk mewujudkan cita-cita mereka mendirikan negara khilafah di Indonesia dengan cara teror.
“Selain PW kita amankan MY istri PW. Peran MY aktif dalam organisasi JI yang dipimpin PW. Sementara BS yang merangkap driver mereka, berperan sebagai penghubung antara amir dengan orang yang berhasil direkrut," kata Dedi, Senin (1/7/2019).
Sementara tersangka berikutnya atas nama A yang ditangkap Minggu (30/6/2019) kata Dedi merupakan anggota dan orang kepercayaan PW yang membantu pelaksanaan tugas dan menggerakan organisasi JI yang ada di Indonesia.
Sedangkan tersangka BC alias Khaidar alias Deni yang ditangkap di Ponorogo, Minggu tambah Dedi, merupakan penasehat dan asisten PW.
"BC ini juga adalah orang kepercayaan PW untuk mengendalikan jaringan JI di Jawa Timur” kata Dedi.
Ia mengatakan PW memiliki kompetensi dalam merakit bom, paramiliter, rekrutmen dan intelijen.
Meski belum menunjukan aktivitas rencana teror, kata Dedi, polisi tak mau kecolongan dengan kelompok ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penggerebekan-terduga-teroris-di-bekasi.jpg)