PPDB

Nilai Terendah PPDB Tahun Lalu Tak Jadi Acuan Pada PPDB Tahun Ini

Kepala SMPN 255 Jakarta Kwatrin Askarini mengatakan, batas nilai minimal yang berlaku dalam PPDB 2018 tak dpat jadi acuan dalam PPDB 2019 tahun ini.

Nilai Terendah PPDB Tahun Lalu Tak Jadi Acuan Pada PPDB Tahun Ini
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala SMPN 255 Jakarta Kwatrin Askarini mengatakan, batas nilai minimal yang berlaku dalam PPDB 2018 tak dpat jadi acuan dalam PPDB 2019 tahun ini. 

Kepala SMPN 255 Jakarta Kwatrin Askarini mengatakan, batas nilai minimal yang berlaku dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 lalu tak dapat jadi acuan dalam PPDB 2019 tahun ini.

Kwatrin menuturkan, ada perbedaan dalam sistem zonasi PPDB tahun 2019 sehingga passing grade atau NEM terendah murid yang diterima SMPN 255 Jakarta tahun lalu tak dapat jadi acuan.

"Jangan salah, passing grade tahun lalu jangan jadi patokan. Tahun lalu kan zonasi dengan umum dan sistemnya berbeda," kata Kwatrin di SMPN 255 Jakarta, Senin (24/6/2019).

Tahun lalu, nilai terendah rata-rata SMPN 255 Jakarta pada jalur zonasi umum yakni 8.9, kemudian nilai tertinggi 9.6. dan rata-rata nilai tahun lalu 9.1.

Hal itu mengartikan bahwa NEM terendah pada tahun lalu berkisar 26.73.

 Ini 7 Daftar Startup Teratas Indonesia, Bukalapak Tempati Ranking Pertama

 KPAI Ungkap: Ada 9 Masalah Utama Sistem Zonasi yang Terjadi di PPDB 2018 dan PPDB 2019

 Kerap Curhat, 3 Oknum Guru Berhubungan Badan dengan Siswi di Kelas hingga Halaman Sekolah

Apabila nantinya di tahun ini rata-rata nilai murid yang mendaftarkan diri lebih rendah dari tahun lalu, maka bisa saja anak-anak yang memiliki NEM di bawah 26.73 diterima di SMPN 255 Jakarta.

"Kalau memang tidak ada yang 28, semuanya di 26 ya 26 yang akan diterima. Kan sistem yang akan menyeleksi bukan sekolah," ujarnya.

Ratna (38), satu orang tua murid yang mendaftarkan anaknya mengakui pamor SMPN 255 Jakarta sebagai satu SMPN unggulan di wilayah DKI Jakarta.

Namun dia mengaku optimis putrinya dapat menjadi diterima karena bermukim di wilayah Kelurahan Klender yang termasuk satu kelurahan dalam zonasi SMPN 255 Jakarta.

"NEM anak saya 24,57, memang di Kecamatan Duren Sawit ini banyak sekolah bagus, tapi anak saya maunya di sini. Di sini (SMPN 255 Jakarta) juga bagus," tutur Ratna.

 Terungkap, Alasan Bang Yos Dukung Langkah Aparat dalam Kasus Mantan Danjen Kopassus Soenarko

 Yuk, Jelajahi Makanan Berkuah Khas Tanah Dayak yang Segar

 Makan di Singapura, Ruben Onsu Kaget Dapat Tagihan Rp 16 Juta, Dikira Murah ya Bang

SMPN 255 Jakarta memiliki kapasitas sebanyak 324 murid.

Jalur zonasi umum menerima sebanyak 60 persen total kuota, atau setara dengan 170-180 siswa per tahun. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved