Ani Yudhoyono Meninggal
Ini Asal-usul SBY dan Ani Yudhoyono Dipanggil Pepo Memo
MASYARAKAT masih hangat memperbincangkan kepergian Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019 lalu.
"Hanya dua tiga menit, tiba-tiba ibu (Ani Yudhoyono) manggil."
"Padahal saya di rumah saya di Jakarta. Biasa kalau manggil saya itu khas banget. 'Mam, mam' gitu."
"Saya kebangun, ini kan di rumah saya bukan di Singapura?" ungkapnya.
• Warga Dilarang Bawa Handphone dan Tas Saat Hadiri Open House Jokowi karena Alasan Ini
Annisa Pohan pun terkejut ketika dipanggil oleh Ani Yudhoyono.
Seperti yang diceritakan oleh Annisa, istri SBY tampak berdiri di tangga.
Kondisinya pun sudah sakit, namun belum separah yang terakhir.
• Jusuf Kalla Ungkap Prabowo Subianto Sempat Telepon Orang-orangnya Minta Aksi Massa Dihentikan
Annisa Pohan yang kaget ditemui oleh Ani Yudhoyono, bingung dan menanyakan kenapa sang mertua ada di rumah.
"Saya sampai jatuh gitu lagi bawa barang. Ibu di tangga gitu, memang kelihatan sudah sakit, tapi masih belum separah yang terakhir gitu," bebernya.
"Terus (saya bilang) 'Loh, Memo kok di sini, Memo lagi ngapain?"
• Bule Ini Juga Rela Antre dan Berpanas-panasan Demi Bisa Bertemu Jokowi
"Terus saya tanya 'Memo ngapain, kok Memo ada di sini?'" jelas Annisa Pohan.
Dalam mimpi Annisa Pohan, istri SBY mengatakan ingin meminta CV suaminya.
Ani Yudhoyono pun membeberkan alasan dirinya meminta CV tersebut lantaran akan berpisah dengan SBY.
• Polisi yang Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran Dijaga Anggota Brimob dan TNI Bersenjata
Annisa Pohan pun menanyakan ke mana sang mertua akan pergi.
Ani Yudhoyono hanya menjawab kalau dirinya ingin mencari aktivitas.
"'Enggak, Memo mau minta CV-nya Pepo', katanya gitu."
• Warga Cibubur Rela Berangkat Pukul 04.00 Pagi Demi Bisa Halalbihalal dengan Jokowi
'Buat apa, Mo, CV-nya Pepo?'."
"'Kan mau pisah'."
"'Memo mau ke mana?'."
• Terik Matahari di Lapangan Monas Tak Surutkan Antusiasme Warga Bertemu Jokowi untuk Halalbihalal
"'Memo mau cari aktivitas'," lanjutnya.
Merasa tak enak, Annisa Pohan tersadar dan seolah mimpi tersebut begitu nyata.
"Terus habis itu saya bangun, saya udah enggak enak banget, karena itu nyata sekali rasanya."
• Ini Pesan Anies Baswedan untuk Warga Jakarta di Hari Raya Idul Fitri
"Suaranya Memo manggil-manggil itu saya denger," paparnya.
Sadar hanya mimpi, Annisa Pohan justru tak ingin cepat-cepa bangun lantaran ingin mendengar kelanjutan pesan Ani Yudhoyono.
"Saya tuh tahu kalau itu mimpi, tapi saya bilang ke diri saya, jangan bangun, jangan bangun, denger apa yang mau dikatakan Memo setelah itu," ungkapnya.
• Partai Demokrat Sebut SBY Maafkan Prabowo yang Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono
Terbangun dari mimpinya, Annisa Pohan menangis.
Ketika melihat handphone, Annisa Pohan mendapat pesan dari sang suami di grup WhatsApp keluarga yang meminta semua segera ke Singapura.
"Terus saya langsung nangis. Saya melihat WhatsApp, Mas Agus di grup udah bilang 'semua cepetan sekarang harus ke sini'," bebernya.
• Polisi Simpulkan Aksi Usaha Bom Bunuh Diri di Kartasura Serangan Lone Wolf, Ini Alasannya
"Wah, itu udah pertanda enggak enak," kata istri Agus Yudhoyono ini.
Ibu satu anak ini pun langsung bergegas ke bandara.
Ketika sampai di Singapura, kondisi Ani Yudhoyono semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
• Lebaran, Menteri Pertahanan Minta Pendukung Capres-Cawapres Bersatu, Tak Ada Lagi 01 dan 02
"Saya di bandara, saya harus cepet-cepet ke bandara."
Akhirnya ketika saya sampai sana, ibu itu udah sesak sekali napasnya."
"Udah, perasaan saya udah enggak enak aja ya dengan hal itu.
Memang enggak lama setelah itu Memo berpulang," cetusnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/annisa-pohan-dan-ani-yudhoyono.jpg)