Selasa, 2 Juni 2026

Ani Yudhoyono Meninggal

Ini Asal-usul SBY dan Ani Yudhoyono Dipanggil Pepo Memo

MASYARAKAT masih hangat memperbincangkan kepergian Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019 lalu.

Tayang:
istimewa
Divonis mengidap kanker darah, Annisa Pohan bongkar sikap Ani Yudhoyono sebagai ibu mertua. (instagram/@annisayudhoyono) 

MASYARAKAT masih hangat memperbincangkan kepergian Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019 lalu.

Banyak orang sedih, termasuk mencari tahu tentang sosoknya seperti asal-usul panggilan memo yang melekat kepadanya.

Ya, Ani Yudhoyono di keluarga memiliki panggilan akrab 'Memo'.

Bomber Kartasura Sudah Dibaiat Pimpinan ISIS Lewat Medsos pada Akhir 2018

Dalam beberapa kali postingan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mereka menulis Memo untuk menyebut nama Ani Yudhoyono.

Contohnya adalah postingan Aliya Rajasa yang merupakan istri dari Edhie Baskoro Yudhoyono, putra kedua SBY.

Dalam postingan terbarunya, Aliya hanya menuliskan hashtag #WeLoveYouAlwaysMemo.

Bomber Kartasura Sempat Ajak Orang Tuanya Ikut ISIS, tapi Ditolak

Dalam postingan itu, ia juga memperlihatkan foto keluarga SBY bersama SBY.

Sekilas, panggilan itu berbeda dari panggilan sayang yang umum diberikan.

Lantas, siapa yang memulai dan bagaimana panggilan sayang itu bisa menjadi populer?

Arus Mudik Lebaran 2019 Lancar, Fadli Zon: Itu Memang Tugas Pemerintah karena Rakyat Bayar Pajak

Dalam acara 1 Indonesia di stasiun Net yang tayang pada tahun 2013 lalu, terungkaplah dari mana panggilan Memo untuk Ani Yudhoyono bermula.

Ternyata panggilan 'Memo' itu bermula dari panggilan sayang cucunya untuk Ani Yudhoyono.

Hal itu terungkap ketika Ani Yudhoyono bercerita ketika cucunya Aira sering memperlihatkan hasil karyanya padanya dan SBY.

Ali Mochtar Ngabalin: Skenario Tuhan Membuat Indonesia Teduh dan Damai Luar Biasa

"Aira ini manis sekali, dalam arti kalau dia membuat sesuatu biasanya langsung diberikan kepada Pepo, atau kepada Memo, kepada saya."

"Aira memang memanggil saya Memo, anak-anak juga memanggil saya Pepo sama Memo," jelas Ani Yudhoyono.

Marissa Anita sebagai pembawa acara pun penasaran mengapa Ani Yudhoyono dipanggil dengan sebutan Memo.

Setiap Hari Kerjaan Bomber Kartasura Rakit Bom di Kamar Tidur dan Latihan Meledakkannya di Sawah

Ani Yudhoyono pun menjelaskan bahwa panggilan itu hanyalah pelesetan dari kata Mama dan Papa.

"Sebenernya itu pelesetan dari Papa Mama lah ya, Pepo, Memo," terangnya.

Dikutip dari laman Kompas.com dalam sebuah video tahun 2013 yang menampilkan SBY dan Ani Yudhoyono, ditegaskan lagi bahwa keluarga turut berpartisipasi dengan panggilan itu.

Lebaran Perdana Tanpa Ani Yudhoyono, AHY: Hampa

"Memang Aira memanggil kami Pepo (SBY) dan Memo."

"Anak-anak juga ikut berpartisipasi," tegas Ani Yudhoyono dalam video yang tayang pada 2013 tentang asal-usul panggilan tersebut.

Pamit Minta CV

Sebelumnya, Annisa Pohan mengakui sempat didatangi Ani Yudhoyono lewat mimpi sebelum sang mertua meninggal dunia.

Saking nyatanya, Annisa Pohan sampai kaget lantas menangis melihat Ani Yudhoyono dalam mimpinya sambil meminta CV SBY.

Hal itu diungkap oleh Annisa Pohan lewat tayangan YouTube Grid.ID yang diunggah Minggu (2/6/2019).

Pengangguran, Bomber Kartasura Sering Minta Uang ke Orang Tua untuk Beli Peralatan Elektronik

Dalam tayangan itu, Annisa Pohan menceritakan dengan singkat mengenai mimpinya yang didatangi oleh almarhumah Ani Yudhoyono.

Sebelum Ani Yudhoyono mengembuskan napas terakhirnya, Annisa Pohan sempat mendapatkan firasat lewat mimpi tersebut.

Terasa begitu nyata, Annisa Pohan masih mengingat betul alur mimpinya.

Kapolri Ungkap Anggotanya Sebulan Tak Sadarkan Diri Setelah Dikeroyok Pesilat Hingga Tengkorak Pecah

"Saya sempet mimpi waktu itu," ujar Annisa Pohan.

Dalam mimpinya, Annisa Pohan mengaku didatangi oleh Ani Yudhoyono.

Kala itu Annisa Pohan seharusnya sudah berada di Singapura menemani sang ibu mertua.

Kapolri Sarankan Pemudik Kembali ke Jakarta Besok untuk Hindari Hal Ini

Dikarenakan tak mendapat tiket pesawat, Annisa Pohan terpaksa menunda keberangkatannya.

Annisa Pohan seharusnya berangkat ke Singapura pada Rabu (29/05/2019), saat Ani Yudhoyono kritis dan masuk ICU.

Dikarenakan penerbangan sedang padat, mereka hanya mendapat satu tiket yang akhirnya dipakai oleh AHY.

Istana Jelaskan Alasan Jokowi Batal Salat Id di Masjid Kampung

AHY pun berangkat ke Singapura pada Rabu sore.

Sedangkan Annisa Pohan menyusul pada Kamis sorenya.

"Pas hari ketiga saya harusnya berangkat ke Singapura. Ibu tuh masuk ICU Hari Rabu, Mas Agus langsung terbang," paparnya.

Bomber Kartasura Jadi Tersangka, Bakal Dideradikalisasi oleh BNPT

"Karena kan hari itu penuh sekali tidak ada tiket, hanya dapet satu, jadi Mas Agus pergi duluan."

"Nah, saya di hari Kamisnya sore," papar Annisa Pohan.

Mimpi datang saat Annisa Pohan ketiduran setelah melakukan bekam.

Arus Mudik Lebaran 2019 Lancar, Fadli Zon: Jangan-jangan karena Tiket Pesawat dan Tarif Tol Mahal

Tak seperti biasa, Annisa Pohan tertidur setelah melakukan bekam.

Annisa Pohan berujar, setelah bekam, biasanya dirinya langsung beraktivitas.

"Jadi kemudian saya mimpi. Saya pagi-pagi itu habis bekam. Biasanya habis bekam saya langsung beraktivitas," tuturnya.

SBY Baru Sadar Mengapa Ani Yudhoyono Pilih Batik Sawunggaling Hitam untuk Lebaran Tahun Ini

"Tapi itu ngantuk sekali habis dibekam, saya sebentar ya, tidur ya sebentar," ceritanya.

Merasa baru tidur sebentar, Annisa Pohan merasa seperti dipanggil oleh sang ibu mertua.

Annisa Pohan pun merasa aneh lantaran dirinya berada di Jakarta, sedangkan mertua di Singapura.

Lebaran, Menkominfo Rudiantara Minta Maaf Jika Kebijakannya Ada yang Mengganggu Masyarakat

"Hanya dua tiga menit, tiba-tiba ibu (Ani Yudhoyono) manggil."

"Padahal saya di rumah saya di Jakarta. Biasa kalau manggil saya itu khas banget. 'Mam, mam' gitu."

"Saya kebangun, ini kan di rumah saya bukan di Singapura?" ungkapnya.

Warga Dilarang Bawa Handphone dan Tas Saat Hadiri Open House Jokowi karena Alasan Ini

Annisa Pohan pun terkejut ketika dipanggil oleh Ani Yudhoyono.

Seperti yang diceritakan oleh Annisa, istri SBY tampak berdiri di tangga.

Kondisinya pun sudah sakit, namun belum separah yang terakhir.

Jusuf Kalla Ungkap Prabowo Subianto Sempat Telepon Orang-orangnya Minta Aksi Massa Dihentikan

Annisa Pohan yang kaget ditemui oleh Ani Yudhoyono, bingung dan menanyakan kenapa sang mertua ada di rumah.

"Saya sampai jatuh gitu lagi bawa barang. Ibu di tangga gitu, memang kelihatan sudah sakit, tapi masih belum separah yang terakhir gitu," bebernya.

"Terus (saya bilang) 'Loh, Memo kok di sini, Memo lagi ngapain?"

Bule Ini Juga Rela Antre dan Berpanas-panasan Demi Bisa Bertemu Jokowi

"Terus saya tanya 'Memo ngapain, kok Memo ada di sini?'" jelas Annisa Pohan.

Dalam mimpi Annisa Pohan, istri SBY mengatakan ingin meminta CV suaminya.

Ani Yudhoyono pun membeberkan alasan dirinya meminta CV tersebut lantaran akan berpisah dengan SBY.

Polisi yang Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran Dijaga Anggota Brimob dan TNI Bersenjata

Annisa Pohan pun menanyakan ke mana sang mertua akan pergi.

Ani Yudhoyono hanya menjawab kalau dirinya ingin mencari aktivitas.

"'Enggak, Memo mau minta CV-nya Pepo', katanya gitu."

Warga Cibubur Rela Berangkat Pukul 04.00 Pagi Demi Bisa Halalbihalal dengan Jokowi

'Buat apa, Mo, CV-nya Pepo?'."

"'Kan mau pisah'."

"'Memo mau ke mana?'."

Terik Matahari di Lapangan Monas Tak Surutkan Antusiasme Warga Bertemu Jokowi untuk Halalbihalal

"'Memo mau cari aktivitas'," lanjutnya.

Merasa tak enak, Annisa Pohan tersadar dan seolah mimpi tersebut begitu nyata.

"Terus habis itu saya bangun, saya udah enggak enak banget, karena itu nyata sekali rasanya."

Ini Pesan Anies Baswedan untuk Warga Jakarta di Hari Raya Idul Fitri

"Suaranya Memo manggil-manggil itu saya denger," paparnya.

Sadar hanya mimpi, Annisa Pohan justru tak ingin cepat-cepa bangun lantaran ingin mendengar kelanjutan pesan Ani Yudhoyono.

"Saya tuh tahu kalau itu mimpi, tapi saya bilang ke diri saya, jangan bangun, jangan bangun, denger apa yang mau dikatakan Memo setelah itu," ungkapnya.

Partai Demokrat Sebut SBY Maafkan Prabowo yang Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono

Terbangun dari mimpinya, Annisa Pohan menangis.

Ketika melihat handphone, Annisa Pohan mendapat pesan dari sang suami di grup WhatsApp keluarga yang meminta semua segera ke Singapura.

"Terus saya langsung nangis. Saya melihat WhatsApp, Mas Agus di grup udah bilang 'semua cepetan sekarang harus ke sini'," bebernya.

Polisi Simpulkan Aksi Usaha Bom Bunuh Diri di Kartasura Serangan Lone Wolf, Ini Alasannya

"Wah, itu udah pertanda enggak enak," kata istri Agus Yudhoyono ini.

Ibu satu anak ini pun langsung bergegas ke bandara.

Ketika sampai di Singapura, kondisi Ani Yudhoyono semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Lebaran, Menteri Pertahanan Minta Pendukung Capres-Cawapres Bersatu, Tak Ada Lagi 01 dan 02

"Saya di bandara, saya harus cepet-cepet ke bandara."

Akhirnya ketika saya sampai sana, ibu itu udah sesak sekali napasnya."

"Udah, perasaan saya udah enggak enak aja ya dengan hal itu.

Memang enggak lama setelah itu Memo berpulang," cetusnya. (*)

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved