Rabu, 6 Mei 2026

KKB Papua

GEGER, KKB Papua Ancam Bantai Pekerja PT Freeport, Tantang Perang dengan Indonesia

KKB Papua menyatakan perang terhadap Indonesia dengn mengancam akan membantai para pekerja di PT Freeport.

Tayang:
Kolase foto Youtube/kompas.com
Brigjen Ayub Walker perintahkan untuk bantai pekerja Freeport sebagai tanda perang dengan Indonesia 

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah.

KKB Papua mengancam bantai pekerja PT Freeport

Usai melakukan pembantaian pada para pekerja pembangunan jalan Trans Papua pada Desember 2018 lalu, kini KKB kembali dengan sebuah pernyataan mengejutkan.

Pasalnya, secara terang-terangan KKB Papua mengaku akan kembali melakukan pembantaian terhadap pekerja PT Freport perusahaan di daerah mereka.

PT Freeport yang bergerak di bidang pertambangan.

Ini Komentar Rocky Gerung Soal Pertemuan Rahasia Jokowi & Bos Freeport, Jokowi Jelaskan Begini

Perusahaan ternama itu, jadi sasaran kelompok KKB yang bahkan menyebut dirinya melakukan perang terhadap Indonesia.

Hal ini seperti dikutip GridHot.ID dari unggahan akun Facebook TPNPB yang memposting sebuah status pada 16 Mei 2019.

Tak tanggung-tanggung, KKB bahkan mengaku tak pandang buluh dalam ancamannya.

Video Detik-detik Aksi KKB Tembaki TNI-Polri dan KPPS Saat Mengamankan Hasil Hitung Suara

Mereka akan menembak mati semua pekerja tanpa terkecuali.

"Bridgjen Ayub Waker Kembali Nyatakan Akan Perang Serang PT Freeport Indonesia di Tembagapura Papua

Siaran Perss KOMNAS TPNPB-OPM Tgl 6 Mei 2019 Ultimatum perang dikeluarkan melalui rekaman video dari Markas KODAP VIII Kemabu Intan Jaya pada Tanggal 10 April 2019.

Diimingi Duit Rp 100 Juta, 3 Oknum PPK Bengkulu Gelembungkan Suara Caleg dari Gerindra

Pernyataan resmi kembali dikeluarkan terbuka kepada Pemerintah Republik Indonesia, agar Pemerintah Indonesia dapat diketahuinya bahwa Bridgjen Ayub Waker telah perintahkan kembali melakukan serangan terhadap PT. Freeport Indonesia di Tembagapura Papua.

Ratusan pekerja tambang PT. Freeport Indonesia (PTFI) yang mengaku dari kelompok 7 suku melakukan unjuk rasa memblokade jalan tambang di Mil 72, Ridge Camp, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (16/3/2015)
Ratusan pekerja tambang PT. Freeport Indonesia (PTFI) yang mengaku dari kelompok 7 suku melakukan unjuk rasa memblokade jalan tambang di Mil 72, Ridge Camp, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (16/3/2015) (Kompas.com)

Pernyataan perang ini keluarkan resmi dalam sebuah upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) KODAP Kemabu Intan Jaya, dengan Tongkat Komando dan atribut pimpinan militer yang berlaku pada Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.

Brigadir Jendral Agus Ayub Waker adalah selaku panglima KODAP 8 Intan Jaya yang beroperasi meliputi wilayah sekitar Tembagapura.

JOKOWI Teken Perubahan PP Jamin THR PNS/Polri/TNI/Pensiunan Dibayar 24 Mei, Perhatikan Tanda Merah

KABAR GEMBIRA, Mendagri Tetapkan THR untuk PNS/Polri/TNI Pada 24 Mei, Gaji ke-13 Juni 2019

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved