Selasa, 5 Mei 2026

Pasar Uang

Efek Perang Dagang, Rupiah Masih Melemah: Penjelasan Analisis Pasar Uang

Efek Perang Dagang, Rupiah Masih Melemah: Penjelasan Analisis Pasar Uang.

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Meski melemah, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak seanjlok penutupan perdagangan kemarin. 

Jika benar neraca dagang Indonesia membukukan defisit, maka akan mematahkan tren positif yang sudah dibukukan dalam dua bulan sebelumnya.

Pada Maret, neraca perdagangan Indonesia membukukan surplus 540 juta dollar AS dan pada Februari positif 330 juta dollar AS.

Bisa Ditiru, Karyawan Keluar Bikin Usaha Dapat Isentif dari Perusahaan

"Ketika neraca dagang membukukan defisit, maka defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) akan menjadi sulit untuk diredam," kata Ibrahim kepada Kontan, Selasa (14/5/2019).

Sebagai informasi, CAD pada kuartal-I 2019 adalah senilai 7 miliar dollar AS atau setara dengan 2,6 persen dari PDB.

3 Saran Investasi dari Perencana Keuangan, Sudah Diterapkan kepada Anaknya Sejak Dini

Itu sudah jauh lebih lebar dari defisit periode yang sama tahun lalu kuartal-I 2018 yang hanya senilai 5,19 miliar dollar AS atau 2,01 persen dari PDB.

Ibrahim mengatakan, Rabu (14/5/2019) kemungkinan rupiah akan ditransaksikan menguat tipis dengan level pergerakan antara Rp 14.420-Rp 14.460 per dollar AS.

Tips Kelola Uang sebelum Kasih Angpao saat Lebaran

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Rupiah kembali melemah ke Rp 14.434 per dollar, ini kata analis

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved