Kesehatan
Apakah Tekanan Darah Anda Normal? Ayo Ukur Tekanan Darah!
Tekanan darah adalah kekuatan yang menggerakkan darah melalui sistem peredaran darah.
Perangkat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah sphygmomanometer.
Sphygmomanometer terdiri atas gelang karet, manset, yang dipompa dengan tangan atau pompa mesin.
Setelah manset dipompa cukup untuk menghentikan denyut nadi, pembacaan dilakukan, baik secara elektronik atau dial analog.
Pembacaan diekspresikan dalam bentuk tekanan yang dibutuhkan untuk menggerakkan merkuri mengelilingi tabung melawan gravitasi.
Hal itu yang menjadi alasan tekanan diukur menggunakan satuan milimeter air raksa, disingkat mm Hg.
Pembacaan angka
Alat stetoskop untuk mengidentifikasi titik yang tepat ketika bunyi dan tekanan dilepaskan secara perlahan.
Menggunakan stetoskop untuk memungkinkan orang mengukur tekanan darah dan mendengarkan dua bunyi tertentu.
Pembacaan tekanan darah terdiri dari dua angka, tekanan sistolik pertama dan tekanan diastolik kedua.
Misalnya, 140 m Hg dan 90 mm Hg.
Tekanan sistolik adalah angka yang lebih tinggi yang disebabkan oleh kontraksi jantung.
Sedangkan angka diastolik adalah tekanan yang lebih rendah di arteri, selama periode 'istirahat' singkat antara detak jantung.
• Prevalensi Penderita Tekanan Darah Tinggi Cenderung Tidak Menurun
Kisaran angka
National Institutes of Health mengutip tekanan darah normal di bawah 120 mm Hg sistolik dan 80 mm Hg diastolik.
Namun, tekanan darah berubah secara alami, fakta yang dieksplorasi ahli jantung tentang variabilitas tekanan darah di Nature pada Maret 2013.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tekanan-darah11.jpg)