Pilpres 2019
AHY Nilai Pembicaraan Jatah Menteri Kubu 02 Bisa Lukai Perasaan Rakyat
KETUA Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai, saat ini bukanlah waktu tepat untuk membicarakan jatah menteri.
Namun, Prabowo Subianto mengatakan kepintaran tersebut harus diimbangi dengan akhlak yang bagus juga.
"Saya kasih kriteria ya pertama harus pintar. Tapi tidak hanya pinter, harus punya akhlak," ucapnya.
Selain pintar dan berakhlak, kriteria selanjutnya adalah kaum muda, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas segala-galanya.
• Ratna Sarumpaet Ajukan Pemohonan Sebagai Tahanan Kota Lagi, Kali Ini Penjaminnya Fahri Hamzah
"Kita ingin nanti nakhoda yang disinggung oleh Pak Erwin, navigasi harus benar, tidak boleh salah kita. Kita sudah, ya sudah kita tahu lah ya. Dan jangan menyalahkan siapa-siapa, jangan lihat ke belakang, jangan. Kita tutup buku, kita maju ke depan," paparnya.
Meskipun demikian, Prabowo Subianto mengaku tidak menutup kemungkinan akan melibatkan mereka yang tidak termasuk kaum muda, duduk di kursi kabinet.
Asalkan, menurut Prabowo Subianto, mereka masih memiliki kapabilitas. Saat menyampaikan perkataan tersebut, Prabowo Subianto sempat melirik ke barisan depan kursi penonton yang diduduki mantan Menko Maritim Rizal Ramli.
• BREAKING NEWS: Kapal Nelayan Terbakar di Kepulauan Seribu, Tiga ABK Tewas
"Yang senior-senior kalau masih kapabel, masih hebat, masih punya pengalaman, akan kita pakai juga. Di situ kira-kira mungkin, kalian sudah tebaklah kira kira," cetusnya.
Prabowo Subianto berjanji apabila terpilih nanti, akan membentuk pemerintahan yang bisa membawa Indonesia berjaya, masuk 5 besar kekuatan ekonomi dunia.
"Kita harus punya mobil mobil buatan Indonesia, kita harus punya kapal buatan Indonesia, kapal terbang buatan Indonesia, komputer, kita harus punya smartphone, gadget-gaget semua buatan Indonesia," bebernya.
"Kita harus punya Silicon Valley di Indonesia. Ini anak-anak muda, ini waktumu, ini masa depanmu," tambah Prabowo Subianto. (Rizal Bomantama)