Pilpres 2019

AHY Nilai Pembicaraan Jatah Menteri Kubu 02 Bisa Lukai Perasaan Rakyat

KETUA Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai, saat ini bukanlah waktu tepat untuk membicarakan jatah menteri.

AHY Nilai Pembicaraan Jatah Menteri Kubu 02 Bisa Lukai Perasaan Rakyat
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017). The Yudhoyono Institute hadir untuk menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pada 100 tahun kemerdekaannya, Agus berharap Indonesia akan menjadi negara yang aman dan damai, adil dan sejahtera, serta maju dan mendunia. 

KETUA Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai, saat ini bukanlah waktu tepat untuk membicarakan jatah menteri.

Kritik itu disampaikan AHY menanggapi pernyataan Direktur Media dan Komunikasi BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi Hashim Djojohadikusumo, yang mengatakan sudah membicarakan jatah menteri bersama capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

AHY mengatakan bila hal itu dibahas sekarang, justru bisa melukai perasaan rakyat yang ingin hak-haknya diperjuangkan.

Adik Prabowo: PAN Dapat Jatah Tujuh Kursi Kabinet, PKS Enam, AHY Diproyeksi Jadi Menteri Pertahanan

“Kami tidak melihat itu sebagai sesuatu yang tidak penting, tapi membicarakan jabatan menteri, berapa porsinya, pos mana saja, justru dikhawatirkan bisa melukai perasaan rakyat,” tutur AHY di sela kegiatan kampanyenya di Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/4/2019) malam.

AHY mengaku pernah langsung ditawari jabatan menteri oleh Prabowo Subianto sebagai capres, yang saat itu sedang berkepentingan menggalang koalisi.

“Sama seperti partai pengusung Prabowo-Sandiaga Uno lainnya, saya pernah ditawari langsung oleh Pak Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai capres untuk menggalang koalisi,” ungkap AHY.

KPU Ogah Turuti Usulan Kubu Prabowo-Sandi Simpan Kotak Suara di Kantor Koramil

Namun, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan, fokusnya saat ini ingin memastikan masyarakat tahu bahwa Partai Demokrat berjuang untuk kesejahteraan rakyat lima tahun mendatang, melalui 14 prioritas.

Antara lain, peningkatan kualitas hidup rakyat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial, kesejahteraan masyarakat, serta keadilan.

AHY juga mengaku tidak kecewa dengan pernyataan Hashim yang masih mempertimbangkan Demokrat dan dirinya masuk jajaran kabinet Prabowo-Sandi.

Lima Lokasi Mobil SIM Keliling dan Delapan SIM Corner di Jakarta

“Saya tidak kecewa, karena saya menganggapnya hal tersebut merupakan percakapan yang biasa dibahas di politik,” kata AHY.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved