Transportasi Jakarta

Masih Gratis, Penumpang MRT Membludak setelah Diresmikan Jokowi

PT Mass Rapid Transit (MRT) kembali membuka kuota sebanyak 80.000 penumpang pasca diresmikan Minggu (24/3) di Bundaran Hotel Indonesia

Masih Gratis, Penumpang MRT Membludak setelah Diresmikan Jokowi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Suasana penumpang MRT pasca diresmikan pada hari ini, Minggu (24/3). 

MENTENG, WARTAKOTALIVE.COM -- PT Mass Rapid Transit (MRT) kembali membuka kuota sebanyak 80.000 penumpang pasca diresmikan pagi tadi Minggu (24/3) di Bundaran Hotel Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.

Masyarakat dapat kembali mengunakan moda transportasi massal ini secara gratis mulai pukul 11.00-17.00 WIB.

Adapun masyarakat dapat mendaftar melalui website ayocobamrtj.com

Sejak dibuka untuk umum secara gratis, masyarakat begitu antusias untuk menaiki moda transportasi baru Jakarta ini, bahkan hingga pukul 14.30 disejumlah stasiun nampak penuh para calon penumpang.

Mereka yang ingin merasakan 30 menit perjalanan dari Hotel Indonesia hingga Lebak Bulus, nampak sibuk mendaftarkan dirinya mereka melalui smartphone yang mereka miliki.

Setelah mereka selesai mendaftar mereka menunjukan kepada petugas bahwa telah terdaftar.

Sebagian diantara para penumpang mengaku sangat senang dengan kehadiran MRT di Jakarta, apalagi mereka menganggap jika MRT merupakan transportasi tercepat yang pernah mereka naiki selama di Jakarta.

"Kalo saya melihatnya sangat bagus, karena apa, saat saat ini masyarakat itu butuh transportasi yang cepat, dan nyaman dan itu ada di MRT, jadi bagi para pekerja yang memang biasa mengunakan transportasi umum pasti menyambut senang, akan hadirnya MRT ini," kata Gamal, Minggu (24/3/2019).

Menurut Gamal secara garis besar keberadaan MRT ini dapat menekan angka kemacetan yang ada di Jakarta, untuk itu perlu adanya integrasi antar moda yang benar-benar sesuai, sehingga membuat masyarakat nyaman untuk kembali beralih ke angkutan umum.

"Tentu perlu didorong lagi integrasi antar moda, ini MRT sudah ada, mulai di integrasikan dengan beberapa angkutan lain, jadi dengan diintegrasikan angkutan lain juga perlu peningkatan jangan sampai tidak membuat nyaman para penumpang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved