Senin, 13 April 2026

Agar Terhindar dari Perampokan Berkedok Taksi Online, Polisi Minta Warga Lebih Teliti Saat Memesan

Polisi meminta masyarakat lebih teliti memesan taksi online agar tidak jadi korban seperti karyawati bank yang disayat wajahnya oleh perampok.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konpers pengungkapan curas modus sebagai driver taksi online di Polda Metro Jaya, Senin (18/3/2019). 

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan lebih waspada saat menaiki transportasi taksi online, terutama saat menggunakan transportasi itu seorang diri.

Hal itu agar peristiwa perampokan seperti yang menimpa GK (27) seorang karyawati bank yang wajah dan tubuhnya disayat cutter oleh perampok, dengan modus berkedok sebagai sopir taksi online di Bekasi, tidak terulang lagi.

Perampok Sayat Wajah Karyawati Bank Ngaku Baru Sekali Beraksi

"Kami imbau masyarakat lebih teliti dan mencocokan foto sopir di aplikasi dengan sopir yang datang memenuhi pesanan. Juga melihat mobilnya apakah sesuai dengan yang diaplikasi atau tidak. Hal ini cukup penting, apalagi jika menumpang seorang diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Selasa (19/3/2019).

Jika ada kejanggalan, kata Argo, masyarakat berhak menolak atau membatalkan pesanan.

"Sehingga tak ada kesempatan pelaku beraksi," katanya.

Sebab, dalam kasus yang menimpa GK (27) karyawati bank swasta, pelaku menjadi driver taksi online menggunakan aplikasi rekannya dan menggunakan mobil rental.

Seperti diketahui, GK (27) karyawati bank mandiri menjadi korban perampokan oleh pelaku yang berkedok sebagai driver taksi online dan menggunakan akun aplikasi rekannya.

Pelaku yakni NZ (25) merampok dan memeras GK, saat mereka melintas di Bekasi, Sabtu (16/3/2019).

NZ menggunakan senjata tajam berupa cutter dalam aksinya.

Ia sempat menyayat paha, wajah dan tangan GK. Ia berhasil merampok uang milik GK sebanyak Rp 4,4 juta, serta sebuah jam tangan korban.

Setelah berhasil menggasak uang dan barang berharga korban, NZ mengantar GK yang terluka ke RS Pondok Kopi dan kabur.

Namun NZ melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Polsek Pondok Gede, setelah mendapatkan perawatan.

Dari laporan itu Sudit Jatanras Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pelaku di rest area Tol Bekasi KM 39, Minggu (17/3/2019) pagi atau sekitar 10 jam usai kejadian.

Saat akan dibekuk, NZ mencoba kabur dengan mobilnya.

Namun polisi berhasil membekuk NZ dengan menembak kakinya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved