Minum Kopi Mawar Merah di Kafe Kopi Milik Slank di Jalan Fatmawati Jakarta Selatan

Manajemen Slank membuka tempat minum kopi bernama Slankafe di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Minum Kopi Mawar Merah di Kafe Kopi Milik Slank di Jalan Fatmawati Jakarta Selatan
Kontan.co.id/Hikma Dirgantara
Slankafe tempat penggemar minum kopi dengan menu memakai judul lagu milik Slank. 

“Untuk saat ini sudah ada rencana dan sedang dalam tahap pembahasan, jadi masih belum bisa bicara banyak. Tunggu saja nanti ketika sudah resmi launching,” ujarnya.

Mencari Layanan Jasa Titip secara Cepat Melalui Aplikasi, Ada Ratusan Jastip

Aplikasi Koppi

Sementara itu, kedai kopi ingin mempunyai ciri khas dan cita rasa tersendiri sehingga berbeda dengan kedai kopi sejenis.

Termasuk soal pesan antar dan ragam jenis kopi yang disajikan menjadi perhatian kedai kopi.

Tidak sedikit kedai kopi sudah memiliki layanan pesanan secara online melalui aplikasi yang dibuat oleh kedai kopi.

Terbaru adalah aplikasi Koppi, dikelola oleh PT Kopi Petani Indonesia.

Melihat Prospek Saham di Sektor Ritel, Penjelasan Analisis Pasar Modal

Untuk mengoptimalkan penjualan, Koppi melansir aplikasi Koppi versi Android dan iOS.

Tony Arifin, pendiri dan Chief Executive Officer Koppi berharap, kehadiran aplikasi Koppi bisa memadukan layanan offline dan online dalam menjajakan ragam minuman kopi dan non kopi ala Koppi.

Usaha rintisan yang baru beroperasi awal tahun ini memang baru membuka satu kedai kopi di bilangan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dan minggu depan menyusul gerai kedua di Menara Global, Gatot Subroto, juga di Jakarta Selatan.

Tony memastikan, Koppi punya nilai lebih dari layanan sejenis, yakni kecepatan dalam mengantar kopi ke konsumen sekitar 10 menit-15 menit saja.

"Konsumen biasanya ogah antre kopi lebih dari 15 menit," katanya di acara pembukaan Koppi, Kamis (31/1/2019).

Untuk itu, Koppi menggandeng Westbike Messenger.

Layanan antar kopi via sepeda untuk radius maksimal 2 km, lebih dari itu memakai layanan Grab Express.

Akan tetapi Tony tidak merinci target bisnis dari Koppi sepanjang tahun ini.

Tony hanya memastikan kedai Koppi berikut layanan onlinenya bakal terus berjalan seiringan.

Khusus untuk ekspansi bisnis, Koppi menargetkan bisa membuat hingga 40 kedai Koppi hingga akhir tahun ini di sekitar Jakarta.

Rinciannya, 20 kedai kopi di paruh pertama dan sisanya di semester kedua.

Lokasi tidak cuma di perkantoran, tapi juga di mal serta tempat keramaian seperti stasiun dan pemberhentian MRT.

"Kami juga segera terintegrasi dengan Ovo dan rencana membuat e-wallet sendiri," kata Tony seraya mengatakan kalau Koppi sudah bermitra dengan Gopay, kartu kredit dan debit Mandiri di pembayaran online.

Sedangkan untuk pasokan kopi, kedai kopi ini sudah bermitra dengan Asosiasi Petani Pengusaha Kopi Jawa Barat (AP2KJB).

Pihaknya mempercayakan bahan baku kopi dari petani Jawa Barat.

Merapikan Sistem Administrasi UMKM Melalui Aplikasi Tokoin

Kontan.co.id/Hikma Dirgantara
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Slankafe tawarkan kopi Mawar Merah hingga Terlalu Manis Untuk Dilupakan

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved