Minum Kopi Mawar Merah di Kafe Kopi Milik Slank di Jalan Fatmawati Jakarta Selatan

Manajemen Slank membuka tempat minum kopi bernama Slankafe di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Minum Kopi Mawar Merah di Kafe Kopi Milik Slank di Jalan Fatmawati Jakarta Selatan
Kontan.co.id/Hikma Dirgantara
Slankafe tempat penggemar minum kopi dengan menu memakai judul lagu milik Slank. 

Manajemen Slank membuka tempat minum kopi bernama Slankafe di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Slank selama ini identik dengan Gang Potlot di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Di tempat itu, Slankers, penggemar Slank, kerap berkumpul.

Beberapa waktu lalu, ada tempat baru memakai identitas Slank.

Identitas Slank terlihat tulisan Slank di dinding sebuah bangunan di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Ada tempat baru yang bisa dipakai kumpul sambil menyeruput kopi, yakni Slankafe.

Startup Digital Terus Tumbuh, Syarat Agar Perusahaan Rintisan Dilirik Perusahaan Modal Ventura

Bahkan ada beberapa menunya memakai judul lagu Slank, seperti Mawar Merah hingga Terlalu Manis untuk Dilupakan.

Tempat kongkow Slankafe adalah perpaduan kafe milik Slank yang menyajikan menu dan konsep bernuansa Slank.

Slankafe merupakan bisnis terbaru dari Slank di ranah industri non-musik.

Sebelumnya Slank juga telah meluncurkan bisnis lainnya yaitu Slankopi.

Lewat Slankafe, Slank coba tawarkan sajian kopi premium berkualitas namun dengan harga yang terjangkau.

Pemesan Almaz Tembus 1.000 Unit, Terbanyak Jabodetabek: Mulai Bulan Ini Almaz Siap Dikirim

Biji kopi yang digunakan di Slankafe adalah varietas blend arabica Aceh Gayo dan robusta Wonosobo.

“Slank memutuskan mendirikan Slankafe didasari atas cita-cita dari Slank yang ingin membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," ujar manajemen Slank baru-baru ini.

Sementara kopi dipilih karena para personel Slank memang penggemar berat kopi.

"Slank hanya menjalankan bisnis yang inline dengan kesukaan mereka,” ujar manajemen Slank.

Pendirian Slankafe ini juga didasari atas keinginan dari Slank untuk memiliki basecamp baru di luar Gang Potlot.

Pihak manajemen Slank mengaku Slankafe adalah tempat baru untuk kumpulnya personil Slank sembari menikmati kopi dan bercengkrama dengan Slankers.

Agenda Hari Ini, Pameran Mainan dan Komik di Balai Kartini Jakarta Selatan

Jadi berbagai kegiatan Slank kini lebih banyak digelar di Slankafe ketimbang Gang Potlot.

Kafe ini menghadirkan nuansa bertemakan Slank, mulai dari menu hingga ornamen foto-foto Slank di dalam kafenya.

Misalnya Mawar Merah merupakan espreso dengan sirup mawar merah dan susu hingga Terlalu Manis untuk Dilupakan adalah espreso dengan gula aren dan susu.

Pihak Slank optimistis bahwa lini bisnis barunya ini akan punya potensi yang menjanjikan ke depannya.

Hal ini didasari dari tingginya antusiasme pengunjung kafe yang selalu memadati Slankafe setiap harinya.

Selain itu faktor harga yang terbilang lebih terjangkau juga menjadi salah satu nilai jual dari Slankafe.

“Padahal kami ini masih soft opening pada 22 Februari 2019, tapi pengunjung sudah ramai dan permintaan terus datang," katanya.

Investasi Saham atau Reksadana, Ada Saran dari Pakar untuk Wanita Ingin Berinvestasi

Pengelola Slankafe menyatakan pengunjung bukan hanya Slankers, masyarakat umum juga banyak.

"Oleh sebab itu kami juga ada rencana untuk segera melakukan ekspansi berupa membuka gerai Slankafe yang bersifat pick up point di sekitaran Jakarta,” ujar Manajemen Slank.

Lebih lanjut, Slank juga yakin bahwa bisnisnya kali ini bukanlah bisnis yang ajimumpung dan akan booming dalam waktu sekejap lalu meredup.

Sebab Slankafe bukan hanya sebatas tempat bisnis, melainkan basecamp bagi Slank dan Slankers itu.

Sehingga selama Slank masih berdiri, Slankafe juga akan tetap masih berdiri.

Menanggapi mengenai kemungkinan kembali membuka lini bisnis lain di jalur non-musik, Slank tak menampik adanya kemungkinan tersebut.

“Untuk saat ini sudah ada rencana dan sedang dalam tahap pembahasan, jadi masih belum bisa bicara banyak. Tunggu saja nanti ketika sudah resmi launching,” ujarnya.

Mencari Layanan Jasa Titip secara Cepat Melalui Aplikasi, Ada Ratusan Jastip

Aplikasi Koppi

Sementara itu, kedai kopi ingin mempunyai ciri khas dan cita rasa tersendiri sehingga berbeda dengan kedai kopi sejenis.

Termasuk soal pesan antar dan ragam jenis kopi yang disajikan menjadi perhatian kedai kopi.

Tidak sedikit kedai kopi sudah memiliki layanan pesanan secara online melalui aplikasi yang dibuat oleh kedai kopi.

Terbaru adalah aplikasi Koppi, dikelola oleh PT Kopi Petani Indonesia.

Melihat Prospek Saham di Sektor Ritel, Penjelasan Analisis Pasar Modal

Untuk mengoptimalkan penjualan, Koppi melansir aplikasi Koppi versi Android dan iOS.

Tony Arifin, pendiri dan Chief Executive Officer Koppi berharap, kehadiran aplikasi Koppi bisa memadukan layanan offline dan online dalam menjajakan ragam minuman kopi dan non kopi ala Koppi.

Usaha rintisan yang baru beroperasi awal tahun ini memang baru membuka satu kedai kopi di bilangan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dan minggu depan menyusul gerai kedua di Menara Global, Gatot Subroto, juga di Jakarta Selatan.

Tony memastikan, Koppi punya nilai lebih dari layanan sejenis, yakni kecepatan dalam mengantar kopi ke konsumen sekitar 10 menit-15 menit saja.

"Konsumen biasanya ogah antre kopi lebih dari 15 menit," katanya di acara pembukaan Koppi, Kamis (31/1/2019).

Untuk itu, Koppi menggandeng Westbike Messenger.

Layanan antar kopi via sepeda untuk radius maksimal 2 km, lebih dari itu memakai layanan Grab Express.

Akan tetapi Tony tidak merinci target bisnis dari Koppi sepanjang tahun ini.

Tony hanya memastikan kedai Koppi berikut layanan onlinenya bakal terus berjalan seiringan.

Khusus untuk ekspansi bisnis, Koppi menargetkan bisa membuat hingga 40 kedai Koppi hingga akhir tahun ini di sekitar Jakarta.

Rinciannya, 20 kedai kopi di paruh pertama dan sisanya di semester kedua.

Lokasi tidak cuma di perkantoran, tapi juga di mal serta tempat keramaian seperti stasiun dan pemberhentian MRT.

"Kami juga segera terintegrasi dengan Ovo dan rencana membuat e-wallet sendiri," kata Tony seraya mengatakan kalau Koppi sudah bermitra dengan Gopay, kartu kredit dan debit Mandiri di pembayaran online.

Sedangkan untuk pasokan kopi, kedai kopi ini sudah bermitra dengan Asosiasi Petani Pengusaha Kopi Jawa Barat (AP2KJB).

Pihaknya mempercayakan bahan baku kopi dari petani Jawa Barat.

Merapikan Sistem Administrasi UMKM Melalui Aplikasi Tokoin

Kontan.co.id/Hikma Dirgantara
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Slankafe tawarkan kopi Mawar Merah hingga Terlalu Manis Untuk Dilupakan

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved