Jumat, 1 Mei 2026

Rachmat Gobel Sebut UMKM di Daerah Harus Bisa Tembus Pasar Internasional

“Sekarang peran pemerintah daerah yang perlu ditingkatkan, mereka harus punya Goal (tujuan) agar UMKM bisa menjadi produk nasional dan internasional

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
Kompas.com
Rachmat Gobel. 

Peran pemerintah untuk memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dinilai sudah cukup besar.

Bebagai kebijakan pun telah dilakukan Jokowi untuk meningkatkan produk UMKM.

Ketua DPP NasDem bidang Ekonomi Rachmat Gobel berpendapat, pembangunan infrastruktur dan berbagai program di pemerintah pusat seperti dana desa, dan kredit usaha rakyat sudah memicu pertumbuhan UMKM.

Rachmat Gobel menjelaskan, infrastruktur yang baik akan berimbas kepada biaya produksi yang rendah, sehingga harga bisa bersaing.

“Sekarang peran pemerintah daerah yang perlu ditingkatkan, mereka harus punya Goal (tujuan) agar UMKM unggulan bisa menjadi produk nasional dan internasional,” ujarnya, Rabu (13/3/2019).

Pria yang juga Caleg Nasdem dari Dapil Gorontalo ini menuturkan, saat ini peran pemerintah daerah baik di Provinsi, hingga Kabupaten/Kota dalam pengembangan UMKM belum maksimal.

Padahal, kata Rachmat, UMKM membutuhkan pembinaan di berbagai sisi, mulai dari kualitas produk, pengemasan, hingga pemasaran.

“Pasar Indonesia itu masih sangat besar, lalu kita bicara pasar Internasional, Malaysia, Asean, lalu juga timur tengah, itu harus mampu ditembus oleh UKM kita, jadi pemerintah daerah jangan asal sudah melakukan, tetapi tujuan utamanya tercapai tidak? Komitmen pemda ini yang dibutuhkan,” kata pengusaha ini.

Dikatakannya, produk unggulan di daerah pasti sudah diketahui oleh pemerintah daerah. Pemerintah Daerah, lanjutnya, pasti akan bangga memiliki produk yang bisa tembus internasional.

Mantan Menteri Perdagangan ini melanjutkan, Pemerintah Daerah yang sudah cukup baik dalam hal pembinaan UMKM seperti di Surabaya, atau DIY.

“Kalau kita lihat, seperti rendang dalam kemasan, itu kan bagus betul. Kita ini sebenarnya bisa sekali menembus internasional, kalau Indomie, itu perusahaan besar, jangan heran bisa dijual dimana-mana di dunia, yang kecil-kecil ini yang harus kita pikirkan bersama,” tegasnya.

Ketua Nasdem DPRD DKI Bestari Barus Mau Ajak Anies Ngopi Sambil Bahas Saham Produsen Bir PT Delta

Gubernur Anies Sebut Saham Perusahaan Bir Dijual Karena Alkohol Kerap Memicu Konflik

VIDEO: Cegah Kanker Serviks, Artis Cinta Laura Ajak Wanita Indonesia Jangan Takut untuk Vaksin HPV

 

Dihubungi terpisah, mantan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi menjelaskan potensi ekspor usaha kecil menengah masih sangat besar. Namun, salahsatu produk UKM yang masih bisa bertumbuh dengan agresif adalah di sektor makanan.

Dia menjelaskan untuk produk-produk tradisional seperti kerajinan dan perhiasan sebenarnya pertumbuhannya sudah mulai dua digit. Tetapi jika pemerintah ingin membawa lagi produk potensial lain ke mancanegara, maka sektor produk makanan bisa menjadi peluang besar.

"Kalau mau bawa yang lain seperti produk makanan, ini potensinya sangat besar," kata Muhammad Luthfi.

Tetapi memang, kata Luthfi, tidak mudah memasarkan produk makanan untuk tujuan ekspor. Hal yang paling penting ialah bagaimana membuat standarisasi mutu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved