Anies Kukuh Ingin Jual Saham Bir, Nasdem: Libatkan Kita! DPRD Bukan Lembaga Stempel

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyayangkan sikap Gubernur Anies Baswedan yang menyampaikan niat untuk menjual saham bir PT

Anies Kukuh Ingin Jual Saham Bir, Nasdem: Libatkan Kita! DPRD Bukan Lembaga Stempel
Wartakotalive/Anggie Lianda Putri
Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus 

Bahkan menurut Uchok, seharusnya DPRD pun tidak boleh memberikan persetujuan atas pelepasan saham itu karena dianggap menguntungkan.

"Secara ekonomi, saham milik Pemprov DKI Jakarta memberikan pemasukan bagi kas daerah. Kemudian sampai saat ini tidak ada peraturan perundangan yang memerintahkan Gubernur untuk menjual saham itu," ungkap Uchok.

Diketahui awalnya perusahaan produsen bir milik pengusaha Jerman ini berdiri dengan nama Archipel Brouwerij NV pada tahun 1932.

Kemudian dibeli oleh perusahaan Belanda, sehingga berganti nama menjadi NV De Oranje Brouwerij.

Setelah 35 tahun, yakni 1967 saham perusahaan bir ini diserahkan ke Pemerintah DKI Jakarta berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Asing Nomor 1 Tahun 1967.

Lalu pada 1970, barulah resmi menggunakan nama PT Delta Djakarta. Pemegang saham saat ini 58,33 persen adalah San Miguel asal Malaysia, selanjutnya 26,25 persen adalah Pemerintah DKI Jakarta dan 15,42 persen masyarakat.

Sedangkan dividen (keuntungan) yang diterima Pemprov pada tahun 2018 lalu mencapai Rp 54 miliar, naik dari tahun sebelumnya 2017 sebesar Rp 37 miliar. (M16)

JANGAN LUPA SUBSCRIBES CHANNEL YOUTUBE WARTAKOTALIVE:

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved