Kamis, 30 April 2026

Konsumen Tak Masalah Kantong Plastik Berbayar

SEJUMLAH minimarket dan swalayan di bawah naungan Apindo mulai menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar hari ini, Jumat (1/3/2019).

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Feryanto Hadi
Alfamart Duren Bangka sudah menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar dan tak mempengaruhi jumlah kunjungan konsumennya, Jumat (1/3). 

Apalagi beban yang harus dibayarkan konsumen sangat rendah, yakni sebesar Rp 200 per kantong plastik yang dinilainya tidak akan mengganggu daya beli masyarakat.

"Sekalipun konsumen dengan lima hingga sepuluh kantong plastik saat belanja, konsumen hanya akan mengeluarkan Rp 1.000-Rp 2.000. Sebuah angka nominal yang tidak signifikan," jelas Tulus Abadi dihubungi pada Jumat (1/3/2019).

Tulus Abadi menjelaskan, langkah yang harus dilakukan Asprindo seharusnya dapat lebih progresif, seperti menerapkan kantong plastik dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sesuai rekomendasi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, yakni kantong plastik yang mudah terurai.

Ternyata Sikap Syahrini Usai Dinikahi Reino Barack Berubah, Dibongkar Seorang Psikolog

"Masifnya penggunaan kantong plastik memang sudah sangat mengkhawatirkan. Sudah seharusnya pemerintah, pelaku usaha, produsen dan konsumen bersinergi untuk secara radikal mengurangi penggunaan kantong plastik," jelas Tulus Abadi.

Seharusnya, dipaparkan Tulus Abadi, masalah tersebut dapat menjadi kebijakan dan gerakan nasional yang radikal oleh pemerintah pusat, bukan terfragmentasi secara sporadis di seluruh daerah.

Pemain Timnas Bripda Sani Rizki Memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Pasalnya, kondisi tersebut menunjukkan pemerintah, seperti KLHK, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) belum ada keseriusan untuk menyelamatkan pencemaran oleh sampah plastik.

Kebijakan penggunaan kantong plastik pun seharusnya bukan hanya menyasar retailer modern saja, tetapi pasar-pasar tradisional, misalnya dimulai dari PD Pasar Jaya.

Menghilang 4 Bulan Tolak Dijodohkan, Hilda Fauziah Asal Tasikmalaya Ditemukan di Kota Bandung

"Pemerintah pusat masih memble. Kebijakan juga bukan hanya kantong plastik saja, tetapi pembungkus plastik untuk kemasan makanan, minuman, kosmetik juga harus berbasis ramah lingkungan. Karena sampah pembungkusnya itulah sumber pencemaran lingkungan yang sejati," tutur Tulus Abadi.

Kisah Pendayung Sampan Terakhir di Sungai Siak, Angki yang Tak Pernah Minta Upah

Lasmi Ajak Pelapor Kasus Match Fixing Lain Minta Perlindungan Saksi

Tol Cijago Menjadi Jalur Surga Wisata Kuliner dan Dunia Pendidikan di Kota Depok

Pemkab Bekasi Rencana Perluas TPA Burangkeng 35 Hektare

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved