Breaking News:

Liputan Eksklusif Metromini dan Kopaja

Pengakuan Sopir Kopaja di bawah manajemen PT Transjakarta, Gaji Kami Cuma Rp 125.000 per Hari

Tukiman bergabung menjadi sopir Kopaja di bawah manajemen PT Transjakarta lantaran iming-iming gaji yang sesuai UMP DKI Jakarta

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Bus Minitrans menaikan penumpang di Halte Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2018). 

"Dari sisi penghasilan, sangat jauh dibanding dulu. Dua anak saya sampai lulus kuliah. Sekarang saya khawatir tidak bisa ngongkosin bungsu sampai kuliah dengan penghasilan sekarang ini. Buat kebutuhan sehari-hari saja sudah berat," ujarnya.

Dio Filali (24), sopir Metromini S72 jurusan Lebak Bulus-Blok M, tertunduk lesu saat menunggu Metromininya terisi penumpang.

Sudah hampir 20 menit ia ngetem, sambil menunggu Metromini lain dengan trayek sama datang.

Bus Kopaja bermerek Toyota yang terintegrasi transjakarta.
Bus Kopaja bermerek Toyota yang terintegrasi transjakarta. (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)

"Sekarang ngetemnya lama nunggu penumpang. Padahal dulu nggak pernah namanya ngetem. Datang, langsung penuh. Trayek Lebak Bulus-Blok M sekarang sisa 7 unit. Dulu ada 44 unit," ujarnya.

Janji Gubernur

Selain sepi penumpang, para sopir Metromini dipusingkan dengan kabar soal rencana penghapusan Metromini dari Ibu Kota.

Menurut Tukiman, penghapusan Metromini bukan solusi bijak seorang pemimpin.

Dihapusnya angkutan Metromini, lanjut Tukiman, akan menimbulkan masalah baru yakni makin bertambahnya pengangguran dan meningkatnya angka kemiskinan.

Kondisi metromini 640 AC jurusan Tanahabang-Pasar Minggu yang masih sepi penumpang, Selasa (15/7/2014) sore.
Kondisi metromini 640 AC jurusan Tanahabang-Pasar Minggu yang masih sepi penumpang, Selasa (15/7/2014) sore. (Warta Kota/agustin setyo wardani)

"Sangat aneh kalau benar dihapus. Selama ini pemerintah berjanji akan mengatasi pengangguran. Kalau hapus Metromini, yang ada nambah pengangguran. Bagaimana pula kami menafkahi keluarga?" ungkapnya.

Tukiman curiga penghapusan Metromini dilakukan pihak-pihak tertentu yang ingin memonopoli bisnis angkutan di Jakarta.

Halaman
123
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved