Breaking News:

Joko Driyono Akui Perintahkan Stafnya Amankan Bukti-bukti Dugaan Pengaturan Skor

Padahal kantor itu sudah dipasang police line atau dalam penguasaan Satgas Antimafia Bola.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019). Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3 Indonesia. 

Dalam keterangannya kata Argo Jokdri mengakui ia menyuruh 3 orang stafnya mengamankan laptop dan dokumen yang ada.

"Alasannya diakui memang untuk menyuruh orang tersebut mengamankan barang-barang itu. Tadi pagi jam 7 Pak Jokdri sudah meninggalkan PMJ dan kembali ke rumah," kata Argo.

Ini artinya tambah Argo tidak ada penahanan atas Jokdri. "Karena pertanyaannya belum selesai semua dijawab. Dari rencana 32 pertanyaan, baru 17 yang dijawab. Sisanya diagendakan kemudian," kata Argo.

Sebelumnya usai menjalani pemeriksaan, dengan wajah lelah, Jokdri mengaku bahwa selama 21 jam di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ia diperlakukan sangat baik oleh penyidik.

Menurut Jokdri penyidik Satgas Antimafia Bola bersikap profesional selama pemeriksaan.

"Sejak kemarin jam 10.00 sampai pagi hari ini, alhamdulillah saya telah memenuhi undangan Satgas untuk didengar keterangan saya sebagaimana surat panggilan. Dalam pemeriksaan saya, Satgas penyidik bekerja sangat professional. Karenanya saya mengucapkan terima kasih atas pelayanan, interaksi dan proses penyidikan yang berlangsung sejak kemarin, malam hari, hingga hari ini," kata Jokdri sembari bergegas ke mobilnya.

Saat ditanya mengenai motif dan maksudnya melakukan perusakan dokumen di Kantor Komdis PSSI dengan menyuruh tiga staf atau anak buahnya Jokdri enggan menjawab.

Ia juga enggan membeberkan materi pemeriksaan termasuk menjelaskan dokumen yang dihancurkan dan dirusaknya.

Ia hanya menyatakan akan ada proses lanjutan setelah pemeriksaan dirinya hari ini dan ia siap menjalaninya.

"Tentu, akan ada proses lanjutan lagi. Saya mohon doanya agar semua ini bisa berjalan dengan baik, terima kasih ya," kata dia sembari masuk ke dalam kendaraannya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved