Sabtu, 18 April 2026

Demo di Depan DPR

Demo Mahasiswa Hari ini, Guncang DPR RI Minta RUU Perampasan Aset Disahkan

Hari ini Jakarta akan digoyang aksi demo yang dilakukan sebagian mahasiswa. Mereka menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset.

|
Editor: Valentino Verry
Wartakotalive/Miftahul Munir
ILUSTRASI - Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI akan mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Merewka menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mahasiswa tampaknya terbelah, ada yang demo pada hari ini, Senin (25/8/2025), ada pula pada 28 Agustus mendatang.

Terkait aksi demo hari ini, mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI akan mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka akan menuntut soal pengesahan RUU Perampasan Aset.

Hal ini sebagai bentuk keprihatinan terjadap praktik korupsi di Indonesia yang makin banyak.

Baca juga: Viral Ajakan Demo Revolusi Rakyat Indonesia, Jumhur, Said Iqbal dan Mahasiswa tak Mau Ikut

Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki, demo dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan koordinator lapangan Abdul Wahid Kaliki, Raka Abimanyu, dan Ade Pratama. 

Polisi belum dapat info mahasiswa lain yang akan demo hari ini.

“Jumlah massa sekitar 80 orang. Mereka menyampaikan aspirasi terkait RUU Perampasan Aset,” kata Ruslan saat dihubungi Kompas.com. 

Dalam orasinya, para mahasiswa menuntut agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan. 

Mereka juga menyerukan agar pemerintah bersih dari praktik korupsi, oligarki, politik dinasti, serta menolak komersialisasi pendidikan.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Demo di DPR/MPR RI, Polisi Kerahkan 452 Personel Gabungan

Sementara itu, terkait demo itu polisi mengerahkan ratusan personel untuk mengawal aksi unjuk rasa aliansi buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). 

Ruslan menyebut personel yang diterjunkan guna memastikan demonstrasi berjalan aman.

"Jumlah personel dikerahkan 425 personel," katanya.

Ruslan mengatakan pengamanan hanya difokuskan di kawasan DPR/MPR. 

"Pengamanan khusus di DPR saja," imbuh dia.

Sebagai informasi, ramai di media sosial X warganet menyerukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI menyikapi meroketnya tunjangan anggota DPR RI yang bernilai lebih dari Rp100 juta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved