Penganiayaan Pegawai KPK
Hari Ini Polisi Periksa Dokter yang Mengoperasi Dua Penyelidik KPK yang Diduga Dianiaya
POLISI hari ini akan memeriksa dokter yang mengoperasi dua penyelidik KPK yang diduga dianiaya di Hotel Borobudur beberapa waktu lalu.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
POLISI hari ini akan memeriksa dokter yang mengoperasi dua penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga dianiaya di Hotel Borobudur beberapa waktu lalu.
"Tadinya untuk dokter yang melakukan operasi ini dijadwalkan dimintai keterangan penyidik Senin kemarin. Namun yang bersangkutan minta re-schedule dan akan diperiksa Selasa hari ini oleh penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/2/2019).
Argo Yuwono menerangkan, terkait kasus dugaan penganiayaan pegawai KPK, pihaknya juga sudah melayangkan surat pemanggilan untuk memeriksa Sekda Pemprov Papua.
• Video Kucing Diseret Pakai Motor di Pekalongan Beredar Viral, Pelakunya Diduga Alami Gangguan Jiwa
"Kami sudah layangkan surat pemanggilan, untuk memeriksa Sekda Provinsi Papua pada Kamis mendatang, 14 Februari," ujar Argo Yuwono.
Diharapkan, yang bersangkutan dapat hadir memenuhi panggilan penyidik pada Kamis lusa. Argo Yuwono menegaskan, dalam kasus dugaan penganiayaan pegawai KPK, penyidik sudah memeriksa 10 saksi.
"Sepuluh saksi yang sudah kami periksa, mulai dari pegawai dan karyawan Hotel Borobudur serta dokter yang memeriksa dan menangani korban," jelas Argo Yuwono.
• Moeldoko Minta Semua Pihak Waspadai Revolusi Jari Jika Tidak Ingin Menjadi Bangsa Tertinggal
Sedangkan pemeriksaan terhadap ajudan Gubernur Papua yang sedianya dilakukan hari ini, batal dilakukan.
"Akan dijadwalkan ulang lagi oleh penyidik, karena yang bersangkutan ada tugas menemani Gubernur Papua," ucap Argo Yuwono.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Stefanus Roy Rening memastikan Sespri Gubernur Papua tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi, Senin (11/2/2019) kemarin, dalam kasus penganiayaan pegawai KPK di Hotel Borobudur Papua.
• Anies Baswedan Belum Terima Dua Nama Cawagub Pengganti Sandiaga Uno dari PKS dan Gerindra
Hal itu diungkapkan Stefanus Roy Rening seusai bertemu penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (11/2/2019).
"Kami menyampaikan ke penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum bahwa karena sesuatu hal Sespri Gubernur Papua tidak bisa hadir penuhi panggilan penyidik hari ini. Karena beliau harus mendampingi Gubernur yang baru tiba dari Surabaya," terang Stefanus Roy Rening.
Oleh karena itu, kata Stefanus Roy Rening, pihaknya meminta pemeriksaan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
• Lion Air Bantah Penumpang Pesawat Rute Padang-Jakarta pada 8 Februari 2019 Cuma Tiga Orang
"Kami meminta pemeriksaan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan," ucapnya.
Selain Sespri Gubernur Papua, Stefanus Roy Rening mengatakan pihaknya juga menyampaikan ke penyidik bahwa saksi lain yang dipanggil yang semuanya pejabat di Pemprov Papua, tidak dapat memenuhi panggilan penyidik.
"Karena saksi dari kami ini bukan satu tapi ada 20 orang, maka kami meminta penyidik mempertimbangkan agar pemeriksaan saksi yang semuanya pejabat Pemprov Papua ini dilakukan di Jayapura," beber Stefanus Roy Rening.
• Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca Sepanjang Enam Meter di Kalideres
Stefanus Roy Rening menjelaskan, semua saksi pihaknya adalah pejabat di Papua, mulai dari Kepala Dinas dan staf di Pemprov Papua, anggota DPRD Papua, Sekda Papua, dan lain sebagainya.
"Oleh karena itu kami mengusulkan pemeriksaan dilakukan penyidik di Jayapura. Tapi belum dijawab karena penyidik masih berkoordinasi dengan pimpinan," cetus Stefanus Roy Rening. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kombes-argo-yuwono3.jpg)