Sabtu, 9 Mei 2026

Setelah Menopause, Wanita Rentan Terkena Serangan Jantung

Setelah menopause, potensi penyebab kematian wanita bukan disebabkan kanker payudara maupun serviks, melainkan serangan jantung.

Tayang:
Penulis: |

Ada banyak informasi yang seringkali kurang tepat bahkan salah dalam penanganan serangan jantung dan stroke.

Diantaranya pemberian aspirin serta menusuk-nusuk jari tangan dengan jarum hingga keluar darah.

Aspirin atau asam asetilsalisilat sering digunakan sebagai obat penahan rasa nyeri, penurun demam serta anti inflamasi (peradangan). Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi risiko serangan jantung.

Informasi yang seringkali beredar, pada pria harus mengantongi aspirin ini. Ketika ada tanda-tanda serangan jantung, segera mengunyah 2 tablet aspirin lalu telan.

Menurut dokter Vito, informasi ini ada benarnya namun juga tidak bisa dipukul rata.

"Aspirin tidak bisa diberikan kesemua orang. Ada orang yang minum aspirin sembarangan bisa bikin pendarahan. Karena aspirin ini kan pengencer darah," katanya.

Aspirin diperlukan kalau ada riwayat penyakit jantung, sudah pasang ring. Dengan kondisi ini, benar harus selalu menyediakan aspirin di kotak obat atau di dompet agar sewaktu-waktu bisa dikunyah.

Tapi kalau belum pernah terkena serangan jatung tapi coba-coba sangat bahaya karena justru bisa menyebabkan stroke pendarahan.

Setiap tablet Aspirin yang ada di pasaran berisi 80 mg. Bila terkena jantung disarankan 2-4 tablet sekaligus dan dengan petunjuk dokter.

"Kalau benar serangan jantung memang aspirin jadi P3K (Pertolonga Pertama Pada Kecelakaan, Red). Tapi kalau dia pikir serangan jantung tapi ternyata maag dan minum aspirin bisa bikin perlukaan lambung. Harus segera ke RS," ujarnya.

Kenapa dikunyah agar aspirin cepat masuk ke pembuluh darah. Sementara bila ditelan butuh waktu untuk larut.

Sedangkan informasi mesti menusukan jari sampai darah keluar merupakan kegiatan yang sia-sia karena tidak ada hubungannya, antara darah yang keluar akibat ditusuk dengan serangan jantung atau stroke.

"Jari ditusuk, mau darahnya keluar apa ngga. Tidak ada hubungan dengan serangan jantung. Lebih baik segera dibawa ke rumah sakit. Semakin lama tidak ada tindakan akan menyebabkan kerusakan. Time is brain dan time is muscle," kata dokter Vito.

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved