Breaking News:

Kekejaman G30S PKI

Sejumlah Tokoh Bangsa yang Dianggap Kiri Seperti Sutan Sjahrir dan Tan Malaka Turut Jadi Korban

Bak suratan takdir, nasib tokoh-tokoh "kiri" hampir seragam: cepat populer, cepat pula terpinggirkan.

Editor: Gede Moenanto
Intisari
Tahun 1964, Sjahrir yang sakit keras diperbolehkan berobat di Zurich, Swiss. Di negara berhawa sejuk itu, ia menghembuskan napas terakhir, dua tahun berselang. 

MESKI diyakini sebagai tokoh bangsa dan mempunyai jasa besar terhadap Republik Indonesia, sejumlah tokoh kiri ikut jadi korban.

Konflik dan pemberontakan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) setidaknya punya andil besar terhadap hukuman yang diterima tokoh kiri nasionalis seperti Sutan Sjahrir dan Tan Malaka.

Berikut kisahnya yang diungkap Intisari.

Selain Tan Malaka, satu lagi tokoh "kiri" yang berjasa di awal berdirinya negeri ini adalah Sutan (atau Soetan) Sjahrir.

Namanya harum sebagai Perdana Menteri pertama Republik Indonesia.

Namun, mirip Tan Malaka, kariernya pun tak bertahan lama.

Bak suratan takdir, nasib tokoh-tokoh "kiri" hampir seragam: cepat populer, cepat pula terpinggirkan.

Tulisan Asvi Warman Adam, sejarawan di LIPI, ini menjelaskan bagaimana karier politik Sjahrir.

Simak tulisannya di Majalah Intisari, dengan judul asli Meteor Sjahrir dan Tragedi Kiri.

Karier Sjahrir dalam dunia politik Indonesia dapat diibaratkan meteor yang melesat cepat.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved