Senin, 11 Mei 2026

Makanan Pasien Rawat Inap di Mayapada Hospital Lebak Bulus Ada Ulatnya

Makan siang pasien dari pihak rumah sakit kepada Ineke, terdapat ulat hijau seukuran sekitar 2 cm.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Ulat di sayur makanan pasien rawat inap Mayapada Hospital Jakarta Selatan, di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jaksel. 

KEJADIAN yang cukup menjijikkan dan membuat tak nyaman terjadi pada Ineke Novianty (38), pasien rawat inap kelas superior di rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Selatan, di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9/2018) siang.

Makan siang pasien dari pihak rumah sakit kepada Ineke, terdapat ulat hijau seukuran sekitar 2 cm. Ulat hijau yang mati itu ada dalam paket sayuran di makan siang Ineke.

"Waktu makanan datang diantar petugas bagian dan gizi, semuanya tampak baik dan seperti biasanya. Semua item makanan baik nasi, lauk pauk, sayur, serta buah di masing-masing piring, dikemas tertutup plastik bening. Jadi kelihatannya higienis dan bersih," kata Ineke kepada Warta Kota, Minggu (16/9/2018).

Karenanya kemudian ia bersiap bersantap siang. Ineke lalu membuka paket nasi di piring.

"Setelah itu baru saya buka kemasan paket sayur hijau. Saya gak tahu sayur apa. Waktu kemasan dibuka, saya lihat ada sesuatu yang agak aneh di sayurnya. Kelihatan ada seperti ulat bulu kecil, sebab warnanya hijau muda, sementara sayur warnanya hijau tua. Jadi kelihatan cukup kontras," kata Ineke yang dirawat di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, sejak Senin (10/9/2018) lalu karena infeksi saluran pernafasan.

Ulat di sayur makanan pasien rawat inap Mayapada Hospital Jakarta Selatan, di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jaksel.
Ulat di sayur makanan pasien rawat inap Mayapada Hospital Jakarta Selatan, di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jaksel. (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)

Meski tampak seperti ulat, Ineke masih tak percaya karena yakin rumah sakit bertaraf internasional yang dipilihnya itu tidak akan sesembrono ini.

Karenanya Ineke kembali mengecek dan memeriksa serta melihatnya lebih detail.

"Ternyata beneran ulat. Saya kaget sekali. Kok bisa di makanan saya afa ulat. Cukup mengerikan dan menjijikkan sekali, makanan rumah sakit kok separah ini," kata Ineke.

Saat kejadian tersebut, kata Ineke, ada kedua orangtuanya yang sedang membesuknya di kamar 6112 kelas superior.

"Ayah dan ibu saya bilang gak usah dipersoalkan. Terima dengan ikhlas saja kata mereka. Jadi saya diam saja waktu itu. Tapi saya adukan ke suami saya yang sedang bekerja hari itu, lewat pesan WA. Dari pesan balasannya, terasa suami saya kecewa dan marah sekali karena kelalaian dan kefatalan rumah sakit ini," kata Ineke.

Baca: Dua BUMN Sanggupi Permintaan Jokowi Perbaiki Sekolah dan Rumah Sakit di Mataram Rampung Dua Bulan

Baca: 5 Tips Pola Makan Ibu Pasca-Melahirkan dan Masa Menyusui Bayi

Apalagi kata dia, menurut suaminya jika dibiarkan dan pihak manajemen rumah sakit tidak diberitahu, hal serupa sangat mungkin terjadi ke orang lain, atau bahkan sudah pernah terjadi namun tak diadukan.

"Intinya suami saya melihatnya, agar rumah sakit lebih ekstra hati-hati lagi menyangkut layanan makanan untuk pasien yang sakit. Sebab makanam untuk orang sakit harus jauh lebih steril dari orang biasa," kata dia.

Menurut Ineke setelah memastikan ada ulat di sayurmya, tak lama kemudian, petugas bagian dapur dan gizi yang mengantar makanan itu, datang lagi membawa termos air panas untuk dirinya.

"Sama dia, barulah saya bilang dan tunjukkan, kalau di makanan saya ada ulatnya. Dia sempat minta maaf dan memfoto ulat yang ada di sayur. Dia bilang akan mengadukan hal ini ke atasannya supaya ada perbaikan," kata Ineke.

Tak lama kata dia, ada petugas bagian dapur dan gizi lain, yang datang dan juga memohon maaf kepadanya karena adanya ulat di sayurnya tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved