Senin, 20 April 2026

Terminal Depok

Kantor UPT Terminal Depok Mulai Dibongkar Pakai Alat Berat

Dari total investasi Rp 1,3 triliun, pembangunan awal bangunan terminal disiapkan dana sekitar Rp 70 miliar.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Istimewa
Kendaraan alat berat digunakan untuk merobohkan bangunan di Terminal Depok, Depok, Senin (6/8/2018). 

WARTA KOTA, DEPOK---  Pembersihkan lahan di Terminal Depok menggunakan alat berat mulai dilakukan, Senin (6/8/2018).

Pembongkaran bangunan di Terminal Depok itu terkait proyek revitalisasi Terminal Terpadu Depok atau Metro Stasiun Terminal (Metrostater) yuang bernilai Rp 1,3 triliun.

Pengerjaan proyek dilakukan oelh PT Andyka Investa.

Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, mengatakan,  pihaknya langsung melakukan land clearing atau pembersihan lahan di Terminal Depok, awal pekan ini.

"Setelah alat berat masuk, sampai kini kami masih lakukan land cleraing. Termasuk membongkar bangunan bekas Kantor UPT Terminal Depok," katanya, Warta Kota, Senin (6/8/2018).

Bangunan UPT sendiri, kata dia, sudah dipindah termasuk operasional kendaraan ke terminal sementara di depan Stasiun Depok Baru (Stadebar) sejak beberapa waktu lalu

Muttaqin sebelumnya memastikan bahwa sejumlah alat berat sudah masuk ke lahan terminal, untuk memulai pengerjaan sejak Minggu (5/8/2018) dinihari.

Baca: Satpol PP Pastikan Lahan Terminal Depok Sudah Steril Lapak Pedagang

Menurutnya, ada dua alat berat yang akan melakukan land clearing lahan sebagai langkah awal pengerjaan di Terminal Depok yakni buldoser dan alat pengeruk.

"Sejak dini hari kemarin, beberapa alat berat sudah masuk ke lahan terminal untuk memulai pengerjaan," katanya.

Tahap kerja di proyek terminal tersebut dimulai dari pembersihan lahan, setelah itu pemasangan sheetpiles di lokasi terminal, pengerukan lahan, bor piles, pemasangan tiang pancang, dan betonisasi lantai.

Setelah semuanya setelah, kata dia, konstruksi bangunan utama didirikan.

Dari total investasi Rp 1,3 triliun, pembangunan awal bangunan terminal disiapkan dana sekitar Rp 70 miliar.

Sejak akhir 2017

Muttaqin menuturkan, pengerjaan proyek  sudah dilakukan sejak akhir April 2017 berupa pemerataan lahan di sebagian lahan terminal yakni di bagian belakang lahan di sisi Kali Baru.

Baca: Pedagang di Terminal Depok Bongkar Sendiri Lapaknya Sebelum Dibongkar Paksa Petugas

Belasan tiang pancang turap baja atau sheet piles sudah dipasang pihaknya di sana untuk memperkuat lahan sebagai groundbreaking saat konstruksi bangunan di atasnya dikerjakan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved