Begini Kondisi TNI yang Ditusuk di Tempat Billiard
DUA anggota TNI AD dari Kodam Jaya mengalami luka tusuk diperut dalam keributan di tempat biliar Al Diablo, Kamis (7/6/2018).
Penulis: Budi Sam Law Malau |
"Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku penusukan," kata Kristomei.
Menurutnya motif perkelahian belum diketahui secara pasti dan juga masih diselidiki. "Yang pasti ada rekaman CCTV di tempat biliar itu, sehingga pelaku pasti bisa diketahui dan diungkap kepolisian," katanya.
Kristomei menjelaskan dari hasil penyelidikan dan informasi yang didapat pihaknya, diketahui bahwa perkelahian atau keributan di tempat biliar itu terjadi, Kamis (7/6/2018) dinihari pukul 03.30.
Saat kejadian kata Kristomei, dua anggotanya berpakaian sipil. "Begitu juga para pelaku, berpakaian sipil, seperti di rekaman CCTV yang beredar," katanya.
Ia percaya dengan kordinasi yang baik, maka kepolisian dapat segera mengungkap pelaku penusukan. "Saat ini kami juga fokus untuk mengungkap dan mengidentifikasi pelaku, bersama kepolisian," kata Kristomei.
Selain itu, Kristomei Sianturi mendesak dan mengimbau kepada para pelaku penusukan terhadap dua anggotanya itu agar segera menyerahkan diri ke pihak yang berwajib sesegera mungkin.
Kristomei meminta para pelaku berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya minta agar pelaku penusukan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawakan perbuatannya," kata Kristomei.
Sebab kata dia apapun upaya para pelaku dalam menyembunyikan diri, pasti akan terungkap juga dan akan diketahui pihak berwenang.
"Jadi lebih baik, sejak awal menyerahkan diri agar kasus ini terungkap dengan jelas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/korban-biliar_20180608_200000.jpg)