Jumat, 1 Mei 2026

Begini Kondisi TNI yang Ditusuk di Tempat Billiard

DUA anggota TNI AD dari Kodam Jaya mengalami luka tusuk diperut dalam keributan di tempat biliar Al Diablo, Kamis (7/6/2018).

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Screen shoot rekaman CCTV perkelahian di al diablo cimanggis depok yang mengakibatkan dua anggota TNI dari Kodam Jaya, luka tusuk, Kamis dinihari. 

DUA anggota TNI AD dari Kodam Jaya mengalami luka tusuk diperut dalam keributan di tempat biliar Al Diablo di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Kamis (7/6/2018) dinihari.

Seorang diantaranya yakni Serda Darma Aji, anggota Yonif Mekanik 203/AK Kodam Jaya meninggal dunia saat dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/218) siang sekitar pukul 13.15.

Sementara seorang lainnya yakni Serda Nikolas Kegomoi, anggota Yonkav 7/Sersus Kodam Jaya masih dirawat intensif di RSPAD Gatot Subroto.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengatakan sampai saat ini, kondisi Serda Nikolas masih dalam perawatan dan belum dapat berkomunikasi.

Sehingga pihaknya belum dapat menggali keterangan dari Serda Nikolas terkait motif penusukan dan penyebab keributan di sana.

"Dia masih dirawat intensif. Tunggu dia pulih, nanti dia yang cerita seputar peristiwa ini. Sampai saat ini belum bisa," kata Kristomel kepada Warta Kota, Jumat (8/6/2018).

Sampai saat ini kata Kristomel pihaknya turut mengidentifikasi pelaku penusukan dan melakukan pengejaran bersama pihak kepolisian. "Kami berkordinasi dengan polisi untuk mengungkap pelaku penusukan," kata Kristomei.

Ia menjelaskan untuk jenasah Serda Darma Aji, yang meninggal dunia sudah dibawa ke kampung halamannya di Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Ia meninggal akibat luka tusuk di perut sebelah kiri.

"Jadi siang tadi, Jumat pukul 13.15, Serda Darma Aji meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto. Jenasah langsung dibawa ke kampung halamannya di Bantaeng, Sulawesi Selatan," kata Kristomei.

Sementara itu kata Kristomei, Serda Nikolas Kegomoi anggota TNI lainnya yang juga mengalami luka tusuk, masih dirawat intensif di RSPAD Gatot Subroto.

"Dalam keributan di tempat biliar itu, Serda Nikolas mengalami luka tusuk di perut kanan dan Serda Darma Aji mengalami luka tusuk di bagian perut kiri," kata Kristomei.

Keduanya kata Kristomei sempat dilarikan ke RS Tugu Ibu, Cimanggis sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.

Kristomei menuturkan pihaknya masih mendalami kronologis perkelahian antar pemuda yang melibatkan kedua anggotanya di tempat biliar itu.

Dimana akhirnya mereka mengalami luka tusuk dan seorang diantaranya meninggal dunia.

"Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku penusukan," kata Kristomei.

Menurutnya motif perkelahian belum diketahui secara pasti dan juga masih diselidiki. "Yang pasti ada rekaman CCTV di tempat biliar itu, sehingga pelaku pasti bisa diketahui dan diungkap kepolisian," katanya.

Kristomei menjelaskan dari hasil penyelidikan dan informasi yang didapat pihaknya, diketahui bahwa perkelahian atau keributan di tempat biliar itu terjadi, Kamis (7/6/2018) dinihari pukul 03.30.

Saat kejadian kata Kristomei, dua anggotanya berpakaian sipil. "Begitu juga para pelaku, berpakaian sipil, seperti di rekaman CCTV yang beredar," katanya.

Ia percaya dengan kordinasi yang baik, maka kepolisian dapat segera mengungkap pelaku penusukan. "Saat ini kami juga fokus untuk mengungkap dan mengidentifikasi pelaku, bersama kepolisian," kata Kristomei.

Selain itu, Kristomei Sianturi mendesak dan mengimbau kepada para pelaku penusukan terhadap dua anggotanya itu agar segera menyerahkan diri ke pihak yang berwajib sesegera mungkin.

Kristomei meminta para pelaku berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya minta agar pelaku penusukan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawakan perbuatannya," kata Kristomei.

Sebab kata dia apapun upaya para pelaku dalam menyembunyikan diri, pasti akan terungkap juga dan akan diketahui pihak berwenang.

"Jadi lebih baik, sejak awal menyerahkan diri agar kasus ini terungkap dengan jelas," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved