Kamis, 28 Mei 2026

Mudik Lebaran 2018

Kue Rangi Khas Kendal, Rasanya Manis dan Gurih

Bahan dasar kue rangi, kata Fauzi, kelapa dan tepung ketan. Saat mencampur parutan kelapa dan tepung ketan, dia tak memakai ukuran.

Tayang:
Kompas.com/Slamet Priyatin
Penjual kue rangi di Kendal, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018). 

Saat mudik ke Jawa Tengah dan singgah di Kendal, jangan lupa berburu kuliner di kota ini.

Salah satu makanan khas Kendal yang bisa Anda cicipi yakni kue rangi.

Rangi adalah kue khas Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sepintas, kue ini mirip dengan kue pancong khas Jakarta.

Perbedaannya, kue rangi memiliki ukuran lebih besar dan cetakannya berbentuk bunga.

Rasa kue rangi hampir sama dengan wingko babat khas Semarang, sehingga banyak orang menyebutnya wingko desa.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kue rangi mulai dilupakan orang.

Baca: H-10 Jalan Tol Weleri Kendal-Semarang Siap untuk Arus Mudik

Hanya tinggal beberapa orang yang masih menekuni bisnis kue tersebut.

Salah satunya adalah Fauzi Indah, warga Sukodono, Kendal. Fauzi adalah generasi ketiga perajin kue Rangi yang digeluti oleh keluarganya.

Menurut Fauzi, bisnis kue Rangi sudah digeluti oleh keluarganya sejak puluhan tahun lalu. Mulai dari kakek, orangtuanya, dan sekarang dia melanjutkan bisnis kue rangi.

“Pas puasa hingga Lebaran, banyak pembeli untuk camilan,” kata Fauzi, Minggu (03/06/2018).

Fauzi menambahkan, alat produksi yang digunakan masih tradisional yaitu tungku. Pengapiannya dari serabut kelapa.

Baca: Mudik Lewat Pekalongan, Jangan Lupa Cicipi Soto Tauto

Bahan dasar kue rangi, kata Fauzi, kelapa dan tepung ketan. Saat mencampur parutan kelapa dan tepung ketan, dia tak memakai ukuran. Dia mengaku takaran bahan kue rangi hanya lewat perasaannya.

Dalam sehari dirinya mampu memproduksi 100 hingga 150 kue.

“Kelapa kami parut secara manual, tidak menggunakan mesin. Sebab kalau menggunakan mesin, parutan kelapa terlalu halus. Di samping itu, cara manual akan menghasilkan tekstur yang tepat. Rasa dan baunya juga khas,”  ucapnya.

Fauzi menjelaskan, untuk membuat kue rangi tidak sembarang memilih bahan baku kelapa dan tepung ketan.

Untuk kualitas kue rangi, dia sendiri yang membeli dan memilih bahan-bahannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved