Perguruan Pencak Silat Kelabang Putih Melestarikan Budaya Lewat Seni Bela Diri Silat
Bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa masih ada persilatan dari Betawi yang menjadi budaya.
Penulis: Ign Agung Nugroho |
Sementara, kegiatan malam itu diisi dengan rangkaian acara, seperti potong tumpeng, silaturahmi, hingga atraksi silat Kelabang Putih. Hadir dalam kesempatan itu, pejabat, tokoh masyarakat setempat, serta sejumlah perguruan silat lainnya, di antaranya, Simatoga, Cimande, Beksi, Kera Sakti, SH Teratai, dan Tapak Saka.
Dalam kesempatan itu, Zainuddin juga memberi pesan bahwa perbedaan dari beragam perguruan silat bisa dijadikan sebuah ikatan kekeluargaan.
"Justri Perbedaan itu harus dihargai, perbedaan harus kita hormati dan perbedaan itu kita jadikan sebuah ikatan kekeluargaan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bela-diri-silat_20180325_112748.jpg)