Sabtu, 11 April 2026

Panwaslu Bekasi Panggil ASN yang Diduga Berpihak pada Petahana

Novita mengingatkan kepada para ASN agar bersikap netral, meski mereka memiliki hak suara dalam ajang Pilkada 2018.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |

WARTA KOTA, BEKASI -- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bekasi sedang membuat agenda pemanggilan terhadap salah satu aparatur sipil negara (ASN) di wilayah setempat.

Aparatur berinisial N dipanggil untuk dimintai klarifikasi atas dugaan keberpihakannya pada salah satu pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018-2023.

"Hari ini sedang kita bahas agenda pemanggilannya ke pihak yang bersangkutan. Ada satu orang yang dipanggil berdasarkan laporan," kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti saat dihubungi pada Rabu (7/3).

Novita memproyeksikan, proses klarifikasi bakal rampung selama sepekan.

Nantinya, hasil klarifikasi akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk dikaji lebih dalam.

Bila ada pelanggaran kode etik, lembaga tersebut akan mendelegasikan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah untuk menjatuhkan sanksi melalui surat perintah.

"Jenis sanksi juga beragam dari ringan sampai terberat," ujar dia.

Novita mengingatkan kepada para ASN agar bersikap netral, meski mereka memiliki hak suara dalam ajang Pilkada 2018.

Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Jangankan berkampanye aktif, memasang foto bersama salah satu paslon atau me-like (menyukai) postingan gambar/video dan sejenisnya di media sosial milik paslon itu ada indikasi keberpihakan," jelas dia.

Pemeriksaan yang dilakukan Panwaslu menyusul adanya indikasi keberpihakan sejumlah pemangku jabatan di Kota Bekasi kepada petahana Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

Pasalnya ada kemiripan kata di foto profil aplikasi media sosial WhatsApp milik sejumlah ASN eselon IV hingga II dengan paslon petahana.

Para ASN itu memakai foto bertuliskan "Satu kan Langkah Bangun dengan HATI Ikhlas. KOTA ku-KOTA kita".

Sementara slogan paslon Rahmat Effendi-Tri Adhianto di banner yang terpampang di sejumlah tiang listrik adalah "Lanjutkan bangun Bekasi dengan HATI".

Selain ada kesamaan pada bentuk kata "HATI" di dalam kedua teks tersebut, warna di tiap huruf itu juga sama yakni kuning, ungu, hijau dan biru.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved