PT Pos Indonesia Kembangkan Kantor untuk Hotel, Co-Working, dan Co-Living
“Walaupun sudah dibangun hotel, fungsi kantor pos tetap ada di lokasi tersebut. Karena itu jadi ikon. Walaupun kecil, kantor pos tetap diperlukan.."
Penulis: | Editor: Fred Mahatma TIS
Co-working sebagai kantor bersama yang sedang digemari para startup terutama generasi muda. Sementara co-living diartikan sebagai kos-kosan tapi juga ada tempat belajar atau bekerja bersama.
Lokasi co-living lagi-lagi yang pertama dicoba di Bandung. Dibangun di luas lahan tanah 500-600 meter persegi, di area komersil tapi dekat kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran, dan Universitas Parahyangan. Untuk membangun co-living tersebut dana yang diperlukan antara Rp 10-15 miliar untuk satu investasi.
Kerjasama PT Pos Indonesia dan EV Hive
Salah satu kerjasama antara PT Pos Indonesia dan investor sudah dilakukan dengan EV Hive. Seiring dengan rencana peluncuran gedung ikonik Filateli yang akan dilaksanakan bulan Maret 2018. Kerjasama EV Hive dan PT Pos Properti Indonesia bertujuan untuk menciptakan komunitas pegiat bisnis dibidang teknologi rintisan dan industri kreatif di tengah lokasi PT Pos Indonesia.
EV Hive @Pos Indonesia ini merupakan co-working yang bisa menampung 400 meja kerja serta ruang besar yang akan fokus pada serangkaian aktivitasi dan lokakarya untuk mengembangkan komunitas khususnya di lokasi EV Hive @ Pos Indonesia.
Setijowati menegaskan, kerjasama dengan EV Hive dalam bentuk manajemen, sementara lokasi dari PT Pos Indonesia. Kerjasama ini berlangsung selama keduanya menganggap kerjasama ini menguntungkan. Bila dianggap kurang menguntungkan, kerjasama itu bisa saja direview kembali.
CEO dan Co-founder EV Hive Carison Lau mengatakan, EV Hive @ Pos Indonesia menjadi ruang bekerja dan berkolaborasi pertama yang dibangun di lokasi kantor pos. Lokasi tersebut menjadi co-working ke 15 bagi EV Hive.
Setijowati menilai, EV Hive bisa menarik milenial. Jaringannya kuat di media sosial. Ada member lebih dari 5000 di Jakarta, dan akan buka di Medan dan punya jaringan internasional. Lewat media sosial mengundang pembicara untuk start-up aktif.
“Hal-hal itulah yang membuat kami tertarik. Bukan sekedar orang datang kerja tapi mengembangkan kolaborasi itu yang seru. Selain komunitas finansial, juga logistik. Seluruh Sumber Daya Manusia di PT Pos Indonesia mulai bergerak ke arah bisnis milenial,” tegasnya.
Selain di Jakarta, kerjasama sejenis akan dilakukan di luar Jakarta. Ditawarkan ke Medan, Yogyakarta, Bandung, Malang dan kota lainnya. Harga yang ditawarkan di co-working EV Hive @ Pos Indonesia ini cukup terjangkau. Bila perbulan antara Rp 1-2 juta/bulan/orang. Bila harian Rp 50.000. Biaya tersebut mendapatkan meja kerja, kopi, dan juga wifi yang kencang. Bila disewa dalam jangka waktu lama, Carison akan memberikan harga yang lebih hemat lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180201-pos-indonesia_20180201_024601.jpg)