Selasa, 28 April 2026

Ritual Mistis Seblang yang Libatkan Roh Leluhur di Banyuwangi Jadi Daya Tarik Wisata

Ritual Seblang merupakan sarana untuk bersyukur kepada Tuhan, berkomunikasi kepada leluhur, dan menjaga kerukunan.

Kompas.com
Pengunjung yang hadir tertarik menyaksikan penari Seblang yang menari dalam keadaan tidak sadar dan dimasuki oleh roh leluhur. Wisatawan tampak memenuhi lapangan Desa Olehsari tempat pelaksanaan ritual. 

“Setelah mendapat petunjuk, Saya bersama kepala desa dan panitia secara langsung meminta anak yang dipilih oleh leluhur untuk menjadi penari Seblang," kata Ansori.

Sejak 1930, sudah ada 28 penari Seblang yang berganti setiap tiga tahun sekali.Penari Seblang pertama yang tercatat adalah Mbah Mila. Saat ini, penari Seblang yang dipilih leluhur adalah Fadiah Yulianti (12).

Selama tiga tahun berturut-turut, ia terpilih sebagai penari Seblang.

Panggung tari Seblang berbentuk lingkaran berdiameter empat meter beralas tanah.

Di tengah panggung terdapat pemusik pengiring gending yang dinaungi payung agung berwarna putih.

Gagang payungnya dihiasi buah-buahan seperti pisang. Beragam hasil bumi ini menyimbolkan ungkapan syukur pada Dewi Sri, dewi kesuburan.

Sang penari yang kerasukan menari berputar mengelilingi panggung, berlawanan dengan arah jarum jam. Penari selalu mengarahkan tangan ke arah luar sebagai simbol mengusir pengaruh jahat.

Para sinden dan dewan adat duduk di tepi panggung. Gending “Padha Nonton” yang tercipta pada masa kerja paksa zaman kolonial selalu dinyanyikan.

Para pengunjung menantikan saat panitia adat dan sang penari membagikan kembang dherma, rangkaian bunga dalam tangkai bambu yang dipercaya sebagai pelancar jodoh.

Bunga dherma, Ansori menjelaskan, merupakan simbol harapan masyarakat Olehsari agar harum bagaikan bunga. Namun, ada pula orang yang memaknai sebagai pelancar jodoh.

Penonton juga menantikan saat penari melempar sampur (selendang). Orang yang mendapat selendang harus naik ke atas panggung dan menari bersama Seblang.

"Lempar sampur oleh penari berarti pengakuan sebagai saudara kepada setiap pengunjung. Oleh karena itu, orang yang menerima harus ikut menari," ujarnya. (Kontributor Banyuwangi, Firman Arif)

Sebelumnya, telah diunggah Kompas.com dengan tautan: Mistis dalam Ritual Seblang Diminati Wisatawan

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved