Rabu, 22 April 2026

Yoko Garap Angkringan dengan Konsep Nuansa Hutan

Pria berusia 35 tahun tersebut menyebut menggarap Angkringan Marga Rimba sekaligus menyalurkan hobinya untuk memahat.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Selain menu andalan nasi bakar, masih banyak lagi sejumlah makanan serta minuman lainnya. Di antaranya ketan susu, sate kikil, sate usus, dan sate telur. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Yoko mulai berkelana semenjak menginjakan kakinya di Tangerang.

Ia banting setir dari profesi sebelumnya sebagai wartawan.

Alih-alih menggarap resto yang berbeda pada umumnya.

Yakni angkringan berkonsep nuansa hutan.

Yoko menamai kuliner bisnisnya ini dengan sebutan 'Marga Rimba.'

Suasana serta setting yang disajikan pun tampak nyentrik.

Sehingga, membuat banyak mata melirik.

Ia seakan-akan membuat tempat angkringannya ini menjadi nilai seni yang tinggi.

Bahan kayu limbah dijadikannya furnitur yang sedap dipandang.

Dari segi artistiknya pun terlihat menawan.

Mulai dari kursi, meja, gerobak, piring, asbak, serta ornamen lainnya terbuat dari bahan baku kayu.

Pengunjung dapat merasakan sensasi mencicipi hidangan seperti dikelilingi kayu-kayu di hutan.

Bahkan, ada pula kerajinan tangan seperti topeng, kendi, buku yang terbuat dari kayu.

Yoko pun menceritakan awal mula menggarap resto kecilnya itu.

"Saya, sebelumnya bekerja sebagai wartawan di Jakarta. Sewaktu liputan sempat main ke rumah-rumah pejabat dan pesohor lainnya. Saya melihat, di rumah itu banyak barang-barang antik yang terbuat dari kayu. Dulu, padahal saya suka juga bikin sesuatu dari bahan kayu. Makanya, saya terapkan saja di angkringan ini," ujar sang pemilik nama asli Suyoko saat berbincang hangat dengan Warta Kota di Marga Rimba, Kamis (18/1/2018) malam.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved