Pemimpin Baru Jakarta
Gubernur Baru Harus Perhatikan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin
Budayawan Remy Sylado mengatakan, salah satu tempat yang perlu mendapatkan perhatian yakni Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Dian Anditya Mutiara
"Sebagai bangsa besar, tidak boleh mengabaikan sejarah bangsanya sendiri. Dunia sastra Indonesia juga sebenarnya kaya akan sejarah gemilang dan PDS HB Jassin sebagai tempat bagi generasi sekarang untuk menapak tilas perjalanan sastra itu sendiri," jelas Remy.
Remy bilang, kondisi umum TIM juga memprihatinkan. Ia menyebut telah terjadi salah kelola.
Alih-alih melakukan penghijauan, justru menurutnya satu per satu pohon di kawasan itu ditebang.
"Penghijauannya ya cuma dicat warna hijau saja beberapa bangunannya. Selebihnya malah pohon ditebangin," katanya.
Remy bilang, bentuk perhatian Pemprov DKI seharusnya tidak hanya dana hibah melainkan memikirkan letak dan kondisi bangunan yang sudah tua.
"Posisinya di atas, orangtua ngos-ngosan kalau naik tangga. Itu juga perlu dipikirkan," ungkapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171016-budayawan-remy-sylado_20171016_064008.jpg)