Selasa, 5 Mei 2026

Isu Kebangkitan Komunis

Tragis, Jenderal Ini Minta Ditembak Mati dengan Mata Terbuka, Tapi yang Terjadi Justru

Semula Supardjo meminta agar eksekusi dilakukan dengan mata terbuka. Tapi setelah dibicarakan dengan keluarga, niat itu urung dilaksanakan.

Tayang:
Editor: Suprapto
Istimewa
Brigadir Jenderal Supardjo, salah satu petinggi militer yang terlibat Dewan Revolusi. 

“Kalau keluarga sudah terpecah belah, maka kalian akan gampang dihancurkan,” pesan terakhir Supardjo yang diingat betul anak-anaknya.

Semula Supardjo meminta agar eksekusi dilakukan dengan mata terbuka. Tapi setelah dibicarakan dengan keluarga, niat itu urung dilaksanakan.

Saat itu Sugiarto sempat mengajukan permintaan terakhir, yaitu agar ayahnya mati secara gagah.

Pagi-pagi sekali setelah pelaksanaan eksekusi, Mr. Suwadji, pengacara Supardjo datang untuk memberitahu keluarga.

Ia juga khusus menemui Sugiarto. “Ayahmu matinya gagah,” katanya.

Sugiarto bangga, meski hingga kini ia mengaku tidak pernah tahu di mana kubur ayahnya.

“Tapi di mana pun jasad beliau, doa kita akan sampai juga,” kata pria berperawakan besar ini. (Tjahjo Widyasmoro)

Artikel tayang di Intisari.grid.id: Apakah Brigjen Supardjo Bersalah dalam G30S? Ini Jawaban Mantan Panglima Siliwangi Ibrahim Adjie

Sumber: Intisari
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved