Pembangunan Gedung SMAN 66 Jakarta Sudah Capai 80 Persen karena Kejar Target
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengebut pengerjaan rehab belasan sekolah agar bisa diresmikan oleh Gubernur Djarot Saiful Hidayat
Penulis: Feryanto Hadi |
Kusnyoto Kepala Sekolah SMAN 66 menyatakan, rencana rehab gedung itu sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu.
Namun, proyek yang sudah berjalan sempat mandeg dan pembangunan pun mangkrak sejak tahun 2015.
"Saya tidak tahu kenapa waktu itu bisa mangkrak padahal sudah kontruksi dua lantai. Tapi bersyukur tahun ini dilanjutkan lagi dan hampir selesai," katanya.
Bangunan itu terdiri dari 11 ruangan kelas, ruang serba guna dan satu ruangan yang rencananya akan digunakan sebagai labolatorium komputer.

Adanya pembangunan gedung baru itu tidak mengganggu proses belajar mengajar, sebab menempati areal lain yang masih berada di sekitar komplek sekolah.
Sebelumnya, gedung itu disewakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB).
Kusnyoto bilang, sebagian ruangan nantinya akan dipergunakan untuk kelas.
Para siswa, nantinya akan dipindahkan secara bertahap setelah gedung itu diserahterimakan dari Dinas Pendidikan kepada pihak sekolah.
"Saat ini, kami menunggu jadi dulu. Nanti kan dari pihak pemborong diserahkan ke Pemprov melalui Dinas Pendidikan, kemudian baru diserahterimakan ke kami," kata dia.