Rabu, 20 Mei 2026

Kunjungan Raja Arab

Jokowi dan Raja Salman Punya Garis Tangan yang Sama, Ini Artinya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, sama-sama memiliki garis telapak tangan yang sama

Tayang:
Editor: Suprapto
Kolase/Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Jokowi dan Raja Salman 

Pada kesempatan pidatonya itu, Setya Novanto menyampaikan beberapa kalimat dalam bahasa Arab, yang membuat dirinya maupun hadirin tersenyum.

Setnov juga sempat melakukan kesalahan saat mengucapkan atribusi Try Sutrisno.

Ia menyebut Try Sutrisno mantan Wakil Ketua DPR, seharusnya Wakil Presiden.

"Ini kalau sebelah raja grogi-grogi dikit ya, hehe," ujar Setya Novanto. (Lihat videonya di akhir bagian berita ini)

Melawan Ancaman Terorisme

Setya Novanto mengatakan Arab Saudi punya hubungan yang baik dengan Indonesia.

Hal ini dibuktikan Novanto adanya bukti sejarah bagaimana Indonesia dan Arab memerangi ancaman komunisme dan zionisme pada 47 tahun lalu.

"Kedua negara jika 47 tahun yang lalu punya pandangan dan sikap yang sama dalam menghadapi ancaman komunisme dan zionisme," ujar Setya Novanto.

Saat ini, Novanto menjelaskan kepada Raja Salman ada ancaman baru yaitu terorisme dan radikalisme.

Karena itu Ketua Umum DPP Golkar mengajak Raja Salman meningkatkan keamanan dan perdamaian dunia.

"Sekarang bagaimana kita meningkatkan keamanan dan perdamaian dunia khususnya ancaman terorisme radikalisme," ungkap Novanto.

Novanto memaparkan jika Indonesia dan Arab Saudi bersama negara-negara mayoritas muslim bisa kompak menjaga keamanan, maka tidak akan ada ancaman terorisme dan radikalisme tersebut.

"Akan memberikan dampak besar dalam menciptakan perdamaian dunia sekarang-sekarang di negara Islam menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan," kata Novanto.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved