Hilang Motivasi di Belanda, Berkarya di Indonesia
Pelatih SFC Planet Sleman Yori van der Torren kehilangan motivasi untuk melatih di Belanda. Justru di Indonesia ia menemukan jalan untuk berkarya.
Yori pun langsung membuat konsep agar klub yang kelak dinamai SFC Planet Sleman ini bisa menjadi sebuah proyek jangka panjang.
"Saya mau semua pemainnya adalah anak muda, dan benar-benar baru. Jadi benar-benar developing dari awal, tidak terima jadi. Akhirnya mulailah kami seleksi. Target utama adalah bermain di Porda Sleman, " kata Yori.
Pengumuman seleksi SFC Planet Sleman pun ternyata berbuah manis. Sejumlah remaja mendaftarkan diri untuk bergabung di klub tersebut.
"Mereka yang daftar itu benar-benar belum tahu futsal secara menyeluruh. Rata-rata masih SMA. Tapi ya karena komitmen, saya latih mereka step by step. Mulai dari cara passing, dribbling, dan seterusnya. Saya berusaha buat mereka enjoy dulu dengan futsal, " kata Yori.
Kesabaran dan konsistensi Yori pun membuahkan hasil. SFC Planet Sleman mulai menunjukkan tajinya pada Liga Futsal Nusantara 2015, di mana mereka berhasil menembus babak delapan besar sebagai tim amatir baru.
"Akhirnya tahun ini, kami berhasil jadi juara. Saya tentu senang sekali. Sepertinya futsal memang sudah jadi bagian hidup saya, " katanya.
Mencuatnya nama Yori pun menimbulkan banyak spekulasi terkait pelatih timnas futsal masa depan. Berembus kabar bahwa nama Yori masuk salah satu kandidat sebagai asisten pelatih timnas futsal.
Spekulasi kian kencang karena semasa meniti karir di Belanda, Yori sempat digembleng oleh Vic Hermans, yang notabene merupakan pelatih kepala timnas futsal Indonesia sekarang.
Lalu, apa jawaban Yori terkait isu ini? Dengan rendah hati, Yori menjawab bahwa dirinya merasa belum saatnya menjadi asisten pelatih timnas.
"Menjadi bagian dari kepelatihan timnas adalah kehormatan dan posisi yang tinggi. Tapi, kalaupun dipanggil, saya sepertinya harus menolak, " katanya.
Ketimbang menukangi timnas, Yori ingin berkonsentrasi membesarkan SFC Planet Sleman yang didirikannya dari nol.
"Saya tidak mungkin tinggalkan anak-anak. Mereka sudah bersama-sama dengan saya sejak kemampuan mereka belum seperti sekarang. Mereka masih harus dibina terus supaya bisa bermain lebih baik lagi. Kedepannya saya tidak tahu seperti apa, tapi untuk sekarang ini yang jelas saya mau fokus di SFC Planet Sleman dulu, " katanya.
Hadirnya sosok Yori pun seakan menumbuhkan asa bahwa futsal Indonesia berpotensi terus menjadi lebih baik ke depannya. Walau secara manajemen masih terkesan dianak-tirikan, bukan tidak mungkin prestasi futsal Indonesia bisa melebihi sepak bola di seluruh jenjangnya.
Veel succes, meneer Yori!
Biodata:
- Nama Lengkap: Yori van der Torren
- Tempat dan Tanggal Lahir: Eindhoven, Belanda, 27 Januari 1987
- Domisili di Belanda: Kota Eindhoven
- Domisili di Indonesia: Sleman, Yogyakarta
- Karir Futsal: Timnas u17, u19, u23, dan senior
- Pengalaman: Bertanding di Piala Europa u23 sebanyak tiga kali, membela Eindhoven FC di Liga Futsal Belanda
- Hobi: Olah raga, dan hang out
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150613pelatih-persija-futsal-doni-zola-gagas-jakarta-futsal-fondation_20150613_154733.jpg)