Ayo, Ikut Lomba Lari Jakarta Ultra 100!
Para pelari ultra Indonesia kembali mendapat tantangan untuk berlari 100 kilometer menyusuri kota Jakarta.
WARTA KOTA, PALMERAH-Para pelari ultra Indonesia kembali mendapat tantangan untuk berlari 100 kilometer menyusuri Jakarta dalam event Jakarta Ultra 100. Lomba lari jarak jauh di jalan raya ini digelar kembali menyusul sukses acara serupa tahun lalu.
Lomba dijadwalkan pada 12-13 November 2016 dengan batasan waktu tempuh atau Cut of Time (COT) 18 jam. Flag off akan dilakukan pada pukul 18.30 di kawasan Senayan Jakarta yang ditetapkan sebagai race central.
Kali ini diharapkan lebih banyak peserta akan ikut. Diperkirakan akan ada 750 orang mendaftar, jauh dibandingkan peserta tahun lalu sebanyak 498 orang.
"Tahun ini kami menggelarnya dengan penanganan yang lebih terkalkulasi dan lebih baik dari segi keamanan. Selain itu juga dilakukan penyesuaian rute,” ujar Sitor Situmorang, Race Director Jakarta Ultra 100 tahun ini, Kamis (19/5/2016).
Hal tersebut direspon positif Eni Rosita, juara pertama kategori putri tahun lalu.
“Meski kami siap, tetap penting mengetahui bahwa penyelenggara melakukan penanganan lomba dengan lebih baik,” ujarnya.
Ajang lomba ini merupakan hajatan besar komunitas lari.
“Saat ini banyak pelari ultra bermunculan, dan mereka membutuhkan wadah lomba yang digarap serius, maka Jakarta Ultra 100 menjadi salah satu pionernya,” ujar Andre Ismangun, Ketua Steering Committee Jakarta Ultra 100 dari komunitas Run for Indonesia.
Menurut Andre, tujuan utama lomba ini tak hanya memenuhi keinginan pelari untuk berlari ultra di jalan raya. Event ini diharapkan dapat menjadikan kota Jakarta semakin dikenal dunia dan menjadi destinasi wisata olahraga.
"Lomba ini bisa mempromosikan Jakarta dan gaya hidup sehat melalui olahraga lari," tuturnya.
Sejumlah keunikan Jakarta layak mendapat perhatian dunia. Diantaranya sejumlah peninggalan bersejarah berupa bangunan dengan arsitektur bernilai tinggi, monumen-monumen dengan kisah sejarah dan simbolisasinya serta keragaman kultur dan etnis. Sebagian kalangan menjuluki kota ini sebagai the Big Durian, diperbandingkan dengan the Big Apple yang menjadi identitas New York.
Untuk memenuhi tujuan itu rute lari dibuat mengarah ke lima penjuru kotamadya di Jakarta, dengan ketinggian rata-rata 5-50 m di atas permukaan laut.
Pelari ditantang menyesuaikan diri berlari pada suhu Kota Jakarta yang tergolong panas dan lembab. Suhu berkisar 32,7°C-34,°C pada siang hari dan minimum berkisar 23,8°C-25,4°C pada malam hari. Sedangkan tingkat kelembaban udara mencapai 73,0-78,0 persen dan kecepatan angin rata-rata mencapai 2,2 m/detik-2,5 m/detik.
Pada bulan November pelari pun harus bersiap menghadapi hujan deras, mengingat curah hujan cukup tinggi pada bulan tersebut. Pendaftaran akan dibuka mulai hari ini dan akan ditutup pada Hari H-7 atau bila kuota telah terpenuhi. Biaya pendaftaran berkisar Rp 500.000-Rp 1 juta. Para peminat dapat mengunjungi website resmi www.jakartaultra100.com (*)
Kategori lomba Jakarta Ultra 100
100K putra-putri
50K relay putra-putri
50K relay campuran (mixed gender, min 1 putri atau 1 putra)
25K relay putra-putri
25K relay campuran (mixed gender, min 1 putri atau 1 putra).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jakarta-ultra-100_20160519_172935.jpg)