REI Expo 2016 Optimistis Transaksi Capai Rp800 Miliar
Penyelenggara optimistis REI Expo 2016 di Jakarta Expo Center mulai 2 April hingga 10 April akan mencatatakan transaksi Rp 800 miliar.
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, SENAYAN-Pameran property terbesar bertajuk REI Expo 2016 diharapkan menjadi momentum kebangkitan pasar property yang semenjak semester tahun 2015 lalu mengalami perlambatan. Penyelenggara bahkan optimistis, pameran yang berlangsung di Jakarta Expo Center (JCC) mulai 2 April hingga 10 April akan mencatatakan transaksi besar yakni sebesar Rp 800 miliar.
“Mulai membaiknya kondisi makro seperti nilai tukar dan neraca perdagangan, tentu juga akan berdampak pada sektor property. Jika tahun lalu sektor property, khususnya yang menyasar segmen menengah ke atas mengalami perlambatan, tahun ini diyakini akan berbalik arah,” kata Wakil Ketua Umum REI, Sammy Luntungan di sela pembukaan pameran, Sabtu (2/4/2016).
Pameran yang disuport penuh oleh Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) ini diikuti 98 pengembang perumahan, ruko dan apartemen di 120 lokasi. Tidak hanya area Jakarta, developer juga menarkan property yang berlokasi di berbagai kota seperti Yogyakarta, Bali, Manado, Bandung dan kota lainnya.
Sammy Luntungan dan Direktur Konsumer dan Ritel PT BNI menjelaskan, pihaknya memberikan berbagai macam penawaran menarik khususnya bagi nasabah BNI pada produk-produk property yang dijual dalam REI Expo. Seperti misalnya uang muka 0 persen untuk pilihan property tertentu atau program cash back.
“Apalagi saat ini pemerintah sudah membuat kebijakan dalam penurunan suku acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 7 persen yang tentu saja akan berdampak pada penurunan suku bunga KPR dan KPA. Tentu ini akan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk memiliki unit property baik untuk hunian maupun investasi. Maka dari itu kami optimistis akan terjadi transaksi bagus dalam pameran ini. Kami targetkan sebesar Rp 800 miliar,” jelasnya.