Senin, 18 Mei 2026

Gerbang Kudus Kota Kretek Mirip Daun Tembakau

Apalagi bangunan yang didirikan dengan biaya Rp 16 miliar tersebut menyerupai daun tembakau.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) senilai Rp 16 miliar memukau warga Kudus, Jawa Tengah. 

Angka lima, kata dia, sebagai lambang Rukun Islam, sedangkan angka sembilan memaknai Walisanga. Lalu bagian bawah, berbentuk 4 tiang cengkeh yang menopang daun tembakau, sejatinya melambangkan 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Indonesia (NKRI).

"Perpaduan Bahan stainless steel dan beton dengan bentuk simetris menjadi simbol kekinian kota industri dan kekokohan religiusitas masyarakat dalam kehidupan yang penuh harmoni," ungkapnya.

Lebih detil dia menjelaskan, bagnunan GKKK berdiri di atas lahan seluas 1.106 meter persegi dengan bentuknya menyerupai daun tembakau yang memayungi sisi kiri dan kanan ruas jalan. Tinggi bangunan Gerbang Kudus Kota Kretek adalah 12 meter dari permukaan jalan. Sementara bentang daun atau lebar gerbang adalah 21 meter dan panjang daun 48,75 meter.

Sementara itu Bupati Kudus, Musthofa mengapresiasi pembangunan GKKK. Dia pun akan mempercantik kawasan sekitar dengan didirikannya rest area (tempat peristirahatan) bagi pendatang yang menuju ke Kudus. "Saat ini proyeknya sudah dikerjakan, sudah dilakukan pengerukan tanah dan Masjid juga sedang dibangun di rest area," kata Musthofa.

Dia berharap, kehadiran rest area ini akan mempermudah warga sekitar atau pendatang yang ingin mengabadikan GKKK dengan kameranya. Dengan begitu, kata dia, keberadaan Kabupaten Kudus sebagai daerah penghasil kretek akan diketahui orang banyak.

"Masyarakat khususnya dari luar negeri akan tahu bahwa Kabupaten Kudus merupakan kota kretek," ujar Musthofa.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved