Sabtu, 9 Mei 2026

Tips Kesehatan

Kenali Tipe Perut Buncit, Tipe Anda yang Mana?

Apakah Anda memiliki perut buncit yang benar-benar jauh dari kesan kencang? Jika iya, Anda tidak sendirian.

Tayang:
Tribunnews
Ilustrasi 

Penyebab perut membuncit yang demikian, menurut Dr Marilyn Glnevile, penulis Fat Around the Middle, adalah berada dalam situasi stres.

"Selama Anda tidak melakukan aktivitas fisik, semua kelebihan energi ini tidak akan pergi ke mana pun. Jadi, ini hanyak akan disimpan kembali sebagai lemak," katanya.

Jika kita terus-menerus stres, tambahnya, cadangan lemak akan pergi ke perut bagian bawah sehingga dekat dengan liver dan dengan cepat akan diubah kembali menjadi energi dalam keadaan darurat lainnya.

Bila Anda memiliki perut buncit tipe ini, atasi dengan mengurangi tingkat stres dan cukup tidur. Makan sedikit dan sering juga membantu untuk menghentikan fluktuasi hormon.

4. Buncit Alkohol (Beer Belly)

Bentuk perut ini buncit dan menonjol terutama di bagian depan sampai batas pinggang, sementara bagian bawah dan pinggul tidak terlalu gemuk.

Penyebab bentuk perut seperti ini kebanyakan minum alkohol serta terlalu banyak makan makanan karbohidrat olahan.

Penelitian menyebutkan, wanita yang sering menenggak alkohol, termasuk wine, berisiko 4 kali lipat mengalami tumpukan lemak di perut.

Alasan dari terbentuknya beer belly ini terkait dengan cara alkohol diproses oleh tubuh. Lemak memiliki dalam dua bentuk, ada yang bisa menambah lapisan lemak subkutan di bawah kulit, ada juga yang dapat menambah omentum Anda.

Omentum yakni lapisan yang lebih dalam dari jaringan lemak di balik otot dinding perut.

Lemak pada orang yang banyak mengonsumsi alkohol ini ada mulai dari perut ke panggul dan juga dapat menelusup di antara organ-organ dalam, seperti isi perut, usus, dan hati.

Lemak visceral ini adalah penyebab utama dari perut gendut karena lemak tersebut dapat mendorong dinding perut Anda ke luar.

Alasan lemak mengumpul di sini adalah karena sel-sel lemak di daerah ini sangat sensitif terhadap efek insulin.

Ketika gula secara cepat terlepas dari minuman keras, insulin akan memberi tahu tubuh untuk menyimpannya sebagai lemak di lapisan tubuh yang lebih dalam, terutama jika lapisan atas subkutan sudah dipenuhi lemak.

Alkohol juga bersifat menunda pembakaran lemak di dalam tubuh karena organ hati justru harus bekerja cepat menghancurkan racun di dalam minuman keras.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved