Baru 30 Persen Apartemen di Jaksel Punya RT-RW

Berdasarkan data, baru 30 persen dari 102 apartemen yang ada di Jakarta Selatan memiliki Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Baru 30 Persen Apartemen di Jaksel Punya RT-RW
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi 

"Jadi pengelola adalah ujung tombak dan sosialisasikan ini ke penghuni. Selama ini kepengurusan berada di samping lokasi Apartemen mereka. Kalau belum bisa dibentuk, buat saja Caretaker," tuturnya.

Apalagi, identitas kependudukan sangat dibutuhkan. Bisa diingat soal teror bom di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Untuk menanggulangi hal serupa, masyarakat harus terdata kependudukannya.

"Saya juga sudah instruksikan Camat dan Lurah untuk mengecek siapa saja yang menghuni dan tinggal di wilayahnya," ungkapnya.

BM Apartemen SCBD Suite, Agung Sugiarto mengatakan bahwa pihak pengelola sudah membentuk kepengurusan RT dan RW. Karena memang itu merupakan kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sudah ada kok perhimpunannya namanya Perhimpunan Penghuni. Karena memang sudah umum dari Pemerintah dan harus dijalankan pengelola," kata Agung.

Menurutnya perhimpunan itu sangat bermanfaat. Karena warga yang tinggal bisa lebih terdata. "Ini sangat bermanfaat sekali sekalian mendapatkan warga yang tinggal di Apartemen," tutur Agung.

Peter, Pengelola APartemen Brawijaya mengatakan pihaknya sudah memberikan sosialisasi pembentukan RT/RW sejak sebulan lalu. Sehingga diharapkan pembentukan RT/RW bisa segera dilaksanakan.

"Sudah ada edarannya dan kita harus melaksanakan kewajiban dari Pemerintah," ungkapnya.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved