kuliner
Yuk, Bikin Hidangan dari Jali
Dengan melihat banyaknya keunggulan jali ini, mari kita manfaatkan dalam bahan pangan kita, seperti pada resep berikut.
Oleh Tuti Soenardi
Jali, nama Latin-nya Coix lacryma-jobi L, telah dibudidayakan sejak beberapa ribu tahun lalu di India, Tiongkok dan merupakan tanaman yang sangat penting sebelum jagung dan beras tersebar secara luas sebagai makanan pokok.
Jali merupakan buah palsu yang berkulit lunak yang dapat dengan mudah dikuliti dan mempunyai biji besar yang dapat dimakan dengan cara seperti halnya beras.
Jali merupakan tumbuhan berumur pendek dan membutuhkan suhu tinggi, curah hujan yang melimpah, dan lebih menyukai sinar matahari yang pendek.
Di Malaysia, jali dipanggang sebelum dikuliti dan kemudian digunakan dalam pembuatan sejenis havermout dan kue.
Campuran yang bagus untuk pembuatan roti adalah 70 persen gandum dan 30 persen jali.
Di Jepang, ada semacam minuman seperti teh yang disebut dzu, dibuat dari biji jali yang dipanggang.
Bir dibuat dari biji-biji yang dihancurkan dan sangat populer di antara suku India yang bermukim di bukit-bukit dan di Filipina.
Di Indonesia, jali dikenal dengan nama: jali betul, jali watu, jelali (Jawa), nyolai (Riau).
Dengan melihat banyaknya keunggulan jali ini, mari kita manfaatkan dalam bahan pangan kita, seperti pada resep berikut.

1. Bubur Jali Kacang Merah
Untuk: 6 porsi
1 porsi: 293 kalori
Bahan:
- 100 gr jali, direndam ± 3 jam
