Breaking News:

Tip Sehat

Pelayanan Kesehatan Primer

Menurut perawat, saya harus ke puskesmas karena peraturan BPJS Kesehatan menghendaki saya menggunakan sistem rujukan.

Editor: Andy Pribadi
Kompas.com/Wikimediacommons
Ilustrasi dokter 

Oleh dr Samsuridjal Djauzi

Sejak dilaksanakan BPJS Kesehatan, saya harus sering berkunjung ke puskesmas. Saya, laki-laki 62 tahun, penderita kencing manis yang harus mengonsumsi obat penurun gula darah secara teratur.

Untuk mendapatkan obat tersebut, saya harus berkunjung dulu ke puskesmas untuk mendapatkan surat rujukan.

Dengan surat rujukan tersebut, saya dapat berobat ke rumah sakit dan berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Saya memperoleh obat penurun tekanan darah, obat pengatur kadar lemak, dan obat untuk menjaga penyakit jantung koroner saya.

Namun, jika keadaan stabil, dokter spesialis menyuruh saya kontrol di puskesmas saja dan menganjurkan saya mengambil obat di puskesmas.

Saya kurang memahami mengapa saya harus dipingpong ke puskesmas kemudian ke rumah sakit dan ke puskesmas lagi.

Dulu sewaktu saya membayar sendiri, saya boleh berkonsultasi hanya dengan dokter spesialis.

Menurut perawat, saya harus ke puskesmas karena peraturan BPJS Kesehatan menghendaki saya menggunakan sistem rujukan.

Mengapa sistem rujukan tidak cukup sekali saja sehingga saya harus bolak-balik ke puskesmas.

Halaman
1234
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved