Waduk Pluit
Pengerukan Waduk Pluit Bakal Sampai November
Proses pengerukan Waduk Pluit ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang semula ditargetkan.
Penulis: Junianto Hamonangan |
Pengerukan Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara, akan berlangsung hingga November tahun ini.
Pelaksana Pemeliharaan Waduk Pluit Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Ika Agustin Ningrum mengatakan, proses pengerukan Waduk Pluit ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang semula ditargetkan.
“Pengerukan mulai dari akhir April, 20 apa 25 April gitu. Tadinya kamimau sampai bulan Juli. Cuma kayaknya mau kami perpanjang maksimal sampai Oktober, atau November,” ungkap Ika, saat ditemui di Waduk Pluit, Jumat (14/6/2019).
• Hadapi Musim Hujan, Belasan Eskavator Keruk Sedimen Lumpur yang Mengenda di Waduk Pluit
• Turap Waduk Pluit Sisi Barat Rusak Sudah Empat Bulan Lebih Dibiarkan
Pemprov DKI akan menambah jumlah alat berat untuk keperluan pengerukan endapan lumpur di Waduk Pluit.
“Sebenarnya kami punya 13 alat pengeruk (eskavator), 11 tadi di sini, yang satu buat cadangan, satu lagi kami tempatkan di rumah pompa,” ujarnya.
Ika mengatakan, penambahan alat keruk itu diperlukan lantaran sisi selatan Waduk Pluit yang perlu dikeruk sangat luas.
• Bau Tidak Sedap dari Waduk Pluit Dikeluhkan Warga
• Terkait Proyek LRT, Jalan Setiabudi Tengah Ditutup Mulai 17 Juni 2019 Hingga 28 Februari 2020
“Ini mau persiapan, mau penambahan alat lagi. Ditambahkan lagi karena luasan area dan untuk mempercepat pekerjaan,” ucapnya.
Ika menjelaskan pengerukan di Waduk Pluit sisi selatan itu akan berlangsung setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB.